1 March 2026, 6:04 AM WIB

12 Lokomotif CC 206 Dikirim KAI Logistik dari Sumatera ke Jawa untuk Angkutan Lebaran

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Jelang operasional angkutan Lebaran 2026, KAI Logistik melakukan pengiriman 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.

Pengiriman ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat pada masa angkutan puncak, sekaligus mendukung kesiapan operasional perkeretaapian.

Sebanyak 12 unit lokomotif tipe CC 206 dengan total bobot 1.056 ton (setiap unit memiliki berat sekitar 88 ton) dikirim secara bertahap dengan perencanaan teknis komprehensif dan koordinasi lintas fungsi terintegrasi.

Distribusi dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daop 1 Jakarta.

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran yang andal.

IMG-20260228-WA0036
Pengiriman lokomotif dari Sumatra ke Jawa mulai dilakukan untuk angkutan lebaran mendukung pengiriman logistik. (Foto: Istimewa)

“Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu,” ujarnya, Sabtu (28/2).

Ia menjelaskan bahwa proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja optimal dan efisien.

Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), KAI Logistik mampu mengintegrasikan skema multimoda dalam proses distribusi.

Fleksibilitas ini memungkinkan pemilihan moda transportasi yang paling efektif, mulai dari kereta api hingga trucking, termasuk penggunaan trailer untuk gerbong datar dan truk multi axle untuk pengiriman lokomotif, sekaligus menjaga standar keselamatan.

Pengiriman kali ini melanjutkan rekam jejak positif perusahaan setelah sebelumnya berkontribusi dalam pengiriman 7 lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

“Kepercayaan berkelanjutan ini menjadi bukti kapabilitas kami dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik mengerahkan tim ahli tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok dan pengelolaan pengiriman.

Seluruh proses dilindungi asuransi sebagai mitigasi risiko, serta diawasi melalui mekanisme joint inspection saat keberangkatan dan penerimaan untuk memastikan kondisi lokomotif sesuai standar.

“Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, KAI Logistik akan terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan bernilai tambah. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan optimal,” pungkasnya. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Jelang operasional angkutan Lebaran 2026, KAI Logistik melakukan pengiriman 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.

Pengiriman ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat pada masa angkutan puncak, sekaligus mendukung kesiapan operasional perkeretaapian.

Sebanyak 12 unit lokomotif tipe CC 206 dengan total bobot 1.056 ton (setiap unit memiliki berat sekitar 88 ton) dikirim secara bertahap dengan perencanaan teknis komprehensif dan koordinasi lintas fungsi terintegrasi.

Distribusi dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daop 1 Jakarta.

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran yang andal.

IMG-20260228-WA0036
Pengiriman lokomotif dari Sumatra ke Jawa mulai dilakukan untuk angkutan lebaran mendukung pengiriman logistik. (Foto: Istimewa)

“Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu,” ujarnya, Sabtu (28/2).

Ia menjelaskan bahwa proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja optimal dan efisien.

Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), KAI Logistik mampu mengintegrasikan skema multimoda dalam proses distribusi.

Fleksibilitas ini memungkinkan pemilihan moda transportasi yang paling efektif, mulai dari kereta api hingga trucking, termasuk penggunaan trailer untuk gerbong datar dan truk multi axle untuk pengiriman lokomotif, sekaligus menjaga standar keselamatan.

Pengiriman kali ini melanjutkan rekam jejak positif perusahaan setelah sebelumnya berkontribusi dalam pengiriman 7 lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

“Kepercayaan berkelanjutan ini menjadi bukti kapabilitas kami dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik mengerahkan tim ahli tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok dan pengelolaan pengiriman.

Seluruh proses dilindungi asuransi sebagai mitigasi risiko, serta diawasi melalui mekanisme joint inspection saat keberangkatan dan penerimaan untuk memastikan kondisi lokomotif sesuai standar.

“Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, KAI Logistik akan terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan bernilai tambah. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan optimal,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait