Ruang partisipasi terbuka lebar, termasuk penguatan sektor Horeka dan pemberdayaan UMKM kepemudaan.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk terlibat dalam pergerakan ekonomi daerah, termasuk penguatan sektor Horeka serta pemberdayaan UMKM kepemudaan,” imbuhnya.
Untuk menjaring aspirasi pemuda, Pemkot akan mengumpulkan perwakilan anak muda dari seluruh RW mulai minggu depan, yang akan diisi deklarasi bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan lingkungan.
Wali Kota menutup dengan mengingatkan semangat Paskibra 1946 dari Bung Karno bahwa yang mengibarkan bendera adalah mereka yang berjiwa nasionalisme tinggi.
“Mengingat sejarah Paskibra tahun 1946, Bung Karno menegaskan bahwa yang mengibarkan bendera bukanlah orang-orang biasa, melainkan mereka yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi. Karakter itulah yang harus dimiliki dan melekat pada seluruh anak muda di Kota Surabaya saat ini,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku pelemparan benda terbakar ke Pos Polisi Lalu…
Duka mendalam menyelimuti warga Desa Liang Deruk, Kecamatan Lambaleda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara…
Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur…
Cuaca di Kota Surabaya akhir-akhir ini mengalami perubahan iklim yang memicu peningkatan suhu udara menjadi…
Mulai Jumat (14/8) pukul 15.15 WIB, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya resmi menerapkan sistem parkir…
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah…
This website uses cookies.