Robot Sepak Bola ITS Juara 3 RoboCup 2026 di Korsel, Hadapi Tim Kuat Belanda hingga Jepang

METROTODAY, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Tim robotika IRIS ITS berhasil meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi RoboCup 2026 kategori Middle Size League (MSL) yang berlangsung di Kota Songdo, Korea Selatan selama tujuh hari hingga Senin (6/7).

Ketua Tim IRIS ITS, Dwi Ananda Akbar atau yang akrab disapa Nanda, menjelaskan kompetisi ini mempertemukan tim-tim terbaik dunia. Khusus kategori MSL menguji kemampuan robot beroda ukuran menengah untuk bermain sepak bola secara sepenuhnya otonom.

“Liga ini menguji kemampuan robot beroda berukuran menengah dalam bermain sepak bola secara otonom,” papar Nanda, Rabu (8/7).

Dalam pertandingan melawan tim-tim tangguh dari Belanda, Prancis, dan Jepang, tim IRIS menerapkan strategi pertahanan ketat sekaligus memanfaatkan peluang mencetak gol di kedua babak. Strategi ini disusun berdasarkan pengamatan mendalam pada ajang tahun lalu maupun hasil kualifikasi.

“Strategi ini dibawakan melalui pengamatan yang dilakukan, baik di tahun sebelumnya maupun babak kualifikasi,” ungkapnya.

Persiapan tim berlangsung berbulan-bulan, mulai dari riset mendalam, pengujian, hingga penyempurnaan sistem robot secara terus-menerus. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras 24 anggota tim dibimbing tiga dosen.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu membawa nama ITS dan Indonesia ke panggung dunia,” tuturnya.

Prestasi ini sekaligus membuktikan kualitas riset dan inovasi mahasiswa ITS, serta selaras dengan komitmen institusi mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Tim robotika IRIS ITS berhasil meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi RoboCup 2026 kategori Middle Size League (MSL) yang berlangsung di Kota Songdo, Korea Selatan selama tujuh hari hingga Senin (6/7).

Ketua Tim IRIS ITS, Dwi Ananda Akbar atau yang akrab disapa Nanda, menjelaskan kompetisi ini mempertemukan tim-tim terbaik dunia. Khusus kategori MSL menguji kemampuan robot beroda ukuran menengah untuk bermain sepak bola secara sepenuhnya otonom.

“Liga ini menguji kemampuan robot beroda berukuran menengah dalam bermain sepak bola secara otonom,” papar Nanda, Rabu (8/7).

Dalam pertandingan melawan tim-tim tangguh dari Belanda, Prancis, dan Jepang, tim IRIS menerapkan strategi pertahanan ketat sekaligus memanfaatkan peluang mencetak gol di kedua babak. Strategi ini disusun berdasarkan pengamatan mendalam pada ajang tahun lalu maupun hasil kualifikasi.

“Strategi ini dibawakan melalui pengamatan yang dilakukan, baik di tahun sebelumnya maupun babak kualifikasi,” ungkapnya.

Persiapan tim berlangsung berbulan-bulan, mulai dari riset mendalam, pengujian, hingga penyempurnaan sistem robot secara terus-menerus. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras 24 anggota tim dibimbing tiga dosen.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu membawa nama ITS dan Indonesia ke panggung dunia,” tuturnya.

Prestasi ini sekaligus membuktikan kualitas riset dan inovasi mahasiswa ITS, serta selaras dengan komitmen institusi mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait