“Nilai Pajak Bumi dan Bangunan di kawasan ini otomatis akan meningkat, karena status kawasan berubah dari pemukiman menjadi kawasan jasa dan perdagangan yang dilalui jalan utama,” terangnya.
Sementara itu, Kepala DSDABM Kota Surabaya, Hidayat Syah, menambahkan bahwa pembukaan tahap ini merupakan bagian dari uji coba rekayasa lalu lintas yang akan berlangsung selama dua minggu.
“Saat ini uji coba diberlakukan untuk arus dari timur ke barat. Selanjutnya arus dari arah Jalan Lontar atau barat ke timur juga akan diuji cobakan secara bertahap,” ujar Hidayat.
Dalam masa uji coba, kendaraan dari arah barat ke timur tetap diarahkan lewat Jalan Raya Lontar, sedangkan arus sebaliknya dialihkan ke Jalan Radial Road.
“Selama ini Jalan Lontar dilalui dua arah. Bapak Wali Kota ingin menguji coba sistem satu arah untuk mengurai kemacetan. Uji coba akan berjalan satu minggu, dan jika tidak ditemukan kendala maka akan ditetapkan secara resmi,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Arus lalu lintas di Jalan Raya Dupak, Kecamatan Bubutan, Surabaya tersendat pada Rabu (12/8) siang.…
Mantan pegawai kontrak non-ASN Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkot Surabaya, Tio Ferdian Rahmana…
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman hadir langsung dalam prosesi pengukuhan wisuda Universitas Negeri Surabaya…
Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim, Syaiful Anam, membeberkan ciri-ciri media yang baik…
BRI Region 12 Surabaya melalui BRI Kantor Cabang (Kancab) Kapas Krampung Surabaya menyerahkan bantuan satu…
Kanwil Kemenag Jatim turut menyemarakkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid) Tahun 2026 yang digelar serentak…
This website uses cookies.