“Kami menyiagakan 18 armada Dump Truck (DT) khusus untuk mengangkut limbah kurban ini langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, kami juga membagikan nomor kontak penanggung jawab rumen se-Surabaya untuk dilakukan penjemputan limbah pemotongan hewan kurban,” terangnya.
Khusus untuk limbah cair seperti darah, Fikser memberikan panduan teknis agar tidak dibuang sembarangan.
Ia mengimbau panitia kurban untuk menampung darah terlebih dahulu, misalnya dimasukkan ke dalam kantong plastik hingga membeku, baru kemudian dibuang ke TPS agar aman saat diangkut petugas.
“Kami berharap warga Surabaya semakin sadar. Kemudahan fasilitas sudah kami berikan, jadi mohon kerja samanya untuk tidak lagi mengotori sungai Kota Surabaya,” pungkasnya. (ahm)
Kawasan kuliner malam di Jalan Kedungdoro dan Jalan Genteng tetap beroperasi sesuai surat keputusan (SK)…
Miss Youth Indonesia 2025, Jollene Ferischea turut hadir dalam Festival Segoro Topeng Kaliwungu yang digelar…
Berada di ujung barat laut Amerika Serikat, Seattle menjadi salah satu kota tuan rumah Piala…
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya resmi mendeklarasikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah…
Lewat Minions, Illumination kembali membuktikan bahwa tingkah polos, usil, dan serba kacau Kevin, Stuart, Bob,…
Setelah kegagalan Die Mannschaft (julukan Jerman) di Piala Dunia 2026 yang berujung pada mundurnya Julian…
This website uses cookies.