“Kami menyiagakan 18 armada Dump Truck (DT) khusus untuk mengangkut limbah kurban ini langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, kami juga membagikan nomor kontak penanggung jawab rumen se-Surabaya untuk dilakukan penjemputan limbah pemotongan hewan kurban,” terangnya.
Khusus untuk limbah cair seperti darah, Fikser memberikan panduan teknis agar tidak dibuang sembarangan.
Ia mengimbau panitia kurban untuk menampung darah terlebih dahulu, misalnya dimasukkan ke dalam kantong plastik hingga membeku, baru kemudian dibuang ke TPS agar aman saat diangkut petugas.
“Kami berharap warga Surabaya semakin sadar. Kemudahan fasilitas sudah kami berikan, jadi mohon kerja samanya untuk tidak lagi mengotori sungai Kota Surabaya,” pungkasnya. (ahm)
Expo Madrasah Jawa Timur Tahun 2026 Selasa (1/9) digelar di Aula Al Ikhlas II Kanwil…
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mengerahkan bantuan kebutuhan pokok serta Tim Satgas Kemanusiaan…
Seorang perempuan berinisial PPM, 37, diamankan warga setelah diduga mencoba menceburkan diri ke sungai di…
Seleksi Computer Assisted Test (CAT) untuk calon Petugas Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…
PERGURUAN tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) hari-hari ini hidup dalam dunia yang semakin penuh angka.…
Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi Anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno kembali disalurkan kepada warga…
This website uses cookies.