Categories: Surabaya

Jalur Prestasi SPMB SMPN Surabaya 2026 Dibuka, Kuota 35 Persen, Ada Skema Baru Penilaian Akademik

METROTODAY, SURABAYA – Dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Kota Surabaya, jalur prestasi mendapatkan alokasi kuota sebesar 35 persen dari total daya tampung. Kuota tersebut dibagi ke dalam tiga subjalur, yaitu prestasi akademik, perlombaan dan pertandingan, serta penghafal kitab suci.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, memaparkan perbedaan metode penilaian khusus untuk kategori non-akademik. Ada pembedaan bobot nilai antara kompetisi berjenjang yang diselenggarakan pemerintah dengan turnamen terbuka atau open tournament.

“Jalur prestasi yang non-akademik kita ada open tournament, sama berjenjang,” ujar Febrina, Senin (25/5).

Ia menambahkan, kompetisi berjenjang yang digelar baik oleh pemerintah pusat maupun daerah akan memberikan poin jauh lebih besar dibandingkan partisipasi dalam turnamen terbuka. Hal ini didasari oleh proses seleksi yang panjang dan ketat.

Penjelasan jalur prestasi SPMB dengan skema penilaian akademik. (Foto: Istimewa)

“Jenjang itu mulai dari tingkat kecamatan, terbaiknya naik ke kota. Terus dari kota terbaik, masuk di provinsi, ternyata provinsi jadi yang terbaik lagi masuk di nasional. Itu poinnya jauh lebih besar daripada yang Open Tournament,” jelasnya.

Dari total kuota 35 persen jalur prestasi, porsi terbesar diberikan untuk subjalur prestasi akademik. Disusul kemudian oleh jalur perlombaan dan pertandingan, serta penghafal kitab suci dengan persentase terkecil.

“Nilai prestasi akademik, 20 persen dari 35 persen. Terus jalur perlombaan dan pertandingan 12 persen dan penghafal kitab suci 3 persen,” rinci Febrina.

Tahun ini, Dispendik Surabaya menerapkan skema baru pada penilaian prestasi akademik. Jika sebelumnya hanya mengandalkan nilai rapor, kini komponen penilaian digabungkan dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Nah, di sini untuk yang baru kalau nilai prestasi dulu ada di kuota 20% itu langsung nilai akademik rapor. Saat ini nilai itu akan kita combine dengan hasil TKA,” ungkapnya.

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Sengit! Ini Hasil Undian Fase Liga Europa League 2026/2027: Juventus dan Milan Lakoni Big Match

Grimaldi Forum, Monako, menjadi saksi pengundian babak fase liga (league phase) Liga Europa musim 2026/2027…

14 hours ago

Perkuat Budaya Antikorupsi, Dinas P2CKTR Sidoarjo Sosialisasikan Gerakan Anti Gratifikasi

Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) Kabupaten Sidoarjo menggelar sosialisasi tentang tekad…

21 hours ago

Hasil Drawing Liga Champions 2026/27: Sajikan Banyak Duel Bintang Lima

Fase liga UEFA Champions League (UCL) musim 2026/2027 dipastikan bakal menyuguhkan tontonan kelas wahid sejak…

1 day ago

Satpol PP Tertibkan Warung Penjual Miras Tanpa Izin dan Karaoke di Putro Agung Surabaya

Sebuah tempat usaha di kawasan Jalan Putro Agung, Kelurahan Rangkah, Surabaya, dilaporkan menjual minuman beralkohol…

2 days ago

Pemkot Surabaya Kebut Penyelesaian 100 Titik Drainase sebelum Musim Hujan

Pemerintah Kota Surabaya terus mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur penanganan banjir jelang datangnya musim penghujan.

2 days ago

DLH Surabaya Gerak Cepat Selidiki Limbah Medis di Sidoarjo, PT Wastec Diminta Bersihkan Lokasi

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya segera menindaklanjuti laporan pengawasan DLH Kabupaten Sidoarjo terkait temuan…

2 days ago

This website uses cookies.