Kehadiran petugas dinilai sangat positif oleh para pelaku usaha. Misni, salah satu pedagang hewan kurban di kawasan Rungkut, mengaku menyambut baik langkah yang diambil oleh pemerintah kota. Menurutnya, adanya pemeriksaan resmi justru meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap dagangannya.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Dengan adanya pemeriksaan dan stiker jaminan kesehatan dari dinas, pembeli jadi lebih percaya diri membeli hewan di tempat kami. Ini juga menjadi kontrol bagi kami pedagang agar tetap menjaga kualitas dan kesehatan hewan dagangan,” ungkap Misni.
Dari serangkaian pemeriksaan yang telah berjalan di sejumlah titik, petugas menemukan beberapa hewan kurban yang terindikasi mengidap penyakit ringan. Beberapa kambing diketahui terserang flu dan scabies (kudis). Hewan-hewan yang sakit tersebut langsung dikarantina dan mendapatkan penanganan medis serta pengobatan dari tim medis dinas agar kondisinya segera membaik.
DPKP Kota Surabaya menegaskan bahwa operasi pemeriksaan ini tidak akan berhenti di satu titik saja, melainkan akan terus berlanjut dan mencakup seluruh pusat penjualan hewan kurban hingga menjelang Hari Raya Idul Adha tiba. Hal ini demi memastikan tidak ada hewan yang sakit atau tidak layak dikurbankan beredar di pasaran. (ahm)
Kehadiran petugas dinilai sangat positif oleh para pelaku usaha. Misni, salah satu pedagang hewan kurban di kawasan Rungkut, mengaku menyambut baik langkah yang diambil oleh pemerintah kota. Menurutnya, adanya pemeriksaan resmi justru meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap dagangannya.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Dengan adanya pemeriksaan dan stiker jaminan kesehatan dari dinas, pembeli jadi lebih percaya diri membeli hewan di tempat kami. Ini juga menjadi kontrol bagi kami pedagang agar tetap menjaga kualitas dan kesehatan hewan dagangan,” ungkap Misni.
Dari serangkaian pemeriksaan yang telah berjalan di sejumlah titik, petugas menemukan beberapa hewan kurban yang terindikasi mengidap penyakit ringan. Beberapa kambing diketahui terserang flu dan scabies (kudis). Hewan-hewan yang sakit tersebut langsung dikarantina dan mendapatkan penanganan medis serta pengobatan dari tim medis dinas agar kondisinya segera membaik.
DPKP Kota Surabaya menegaskan bahwa operasi pemeriksaan ini tidak akan berhenti di satu titik saja, melainkan akan terus berlanjut dan mencakup seluruh pusat penjualan hewan kurban hingga menjelang Hari Raya Idul Adha tiba. Hal ini demi memastikan tidak ada hewan yang sakit atau tidak layak dikurbankan beredar di pasaran. (ahm)