Anggota DPRD Surabaya Imam Syafi’i berbincang dengan wali murid di SDN Tembok Dukuh 4 Surabaya. (istimewa)
METROTODAY, SURABAYA — SDN Tembok Dukuh 4 Surabaya tidak seramai biasanya. Tidak ada gelak tawa anak-anak yang berlarian di lorong sekolah. Kejadian siswa keracunan program makan bergizi gratis (MBG) menyisakan trauma.
Keracunan massal yang diduga akibat menyantap program MBG pada Senin (11/5/2026) memang mengagetkan sekaligus membuat miris. Program yang seharusnya memberikan tambahan gizi itu justru membuat siswa lemas. Rata-rata mengalami pusing dan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan diare.
Jumlahnya tidak dalam hitungan jari. Tercatat hampir 200 anak yang mengeluhkan gejala serupa. Mereka berasal dari belasan sekolah tingkat SD dan SMP di wilayah Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan. Seluruh sekolah diketahui mendapatkan pasokan makanan dari satu Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Para siswa yang keracunan itu langsung mendapatkan perawatan di Puskesmas Tembok Dukuh. Ada juga yang dibawa ke RS Ibu dan Anak IBI, Dupak, Surabaya. Sebagian besar sudah diperbolehkan pulang. Tapi, sebagian lainnya harus dirawat lebih lama.
Kasus keracunan massal itu menarik atensi publik. DPRD Surabaya menggelar hearing (dengar pendapat) secara khusus membahas pengelolaan SPPG di Kota Pahlawan. Menteri HAM Natalius Pigai bahkan ikut hadir.
Anggota DPRD Surabaya Imam Syafi’i sempat mendatangi SDN Tembok Dukuh 4 Surabaya, Rabu (13/5/2026) pagi. Dia ingin mendengar langsung curahan hati orang tua siswa setelah kejadian keracunan massal karena program MBG.
Page: 1 2
Taiwan kembali membidik pasar wisatawan Indonesia. Menjelang musim liburan akhir tahun dan Tahun Baru, promosi…
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi atas penyerahan 10 unit aset rampasan negara yang…
Semangat kemerdekaan menyelimuti Griya Wreda Jambangan Kamis (13/8), saat ratusan lansia penghuni berkumpul mengikuti lomba…
Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan penjelasan lengkap terkait fluktuasi harga dan pasokan telur yang sempat…
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan personel serta peralatan untuk membantu penanganan kebakaran…
Meski baru saja meraih gelar juara Piala Presiden 2026, perjalanan pramusim Persebaya Surabaya belum berakhir.…
This website uses cookies.