Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Penataan sistem pengelolaan sampah terus dibenahi. Tidak hanya soal jadwal pengangkutan, Wali Kota Eri Cahyadi juga menekankan pentingnya perhitungan akurat terkait kebutuhan volume tongbin atau bak sampah di setiap Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa kebersihan lingkungan, termasuk kondisi TPS setelah sampah diangkut, harus menjadi prioritas utama.
“Alhamdulillah matur nuwun, seperti saya sampaikan setiap TPS itu harus bersih. Jadi setelah diangkut ke TPA, TPS disiram dan diberikan eco enzyme biar enggak bau. Ini sudah berjalan,” ujar Eri, Kamis (30/4).
Selain kebersihan, Eri juga meminta camat dan lurah menghitung secara detail kebutuhan tongbin berdasarkan timbulan sampah yang dihasilkan warga. Perhitungan ini harus berbasis data dan mengacu pada regulasi yang berlaku, yakni Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 dan Permen LHK.
“Saya ingin menghitung sampah di TPS ini yang menampung dari Kelurahan Margorejo dan Sidosermo. Di dalam aturan, beban sampah satu orang itu 0,6 kilogram per hari. Maka di setiap RW harus dikalikan angka itu, baru tahu total kebutuhannya,” jelasnya.
Dari total berat sampah tersebut, kemudian dihitung berapa unit tongbin yang dibutuhkan dengan kapasitas standar 250 liter per unit.
Eri juga meminta ditambahkan koefisien keamanan sekitar 30 persen untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah agar tidak ada tongbin yang meluber atau tertutup tidak rapat.
Page: 1 2
Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Prof. Muhadjir Effendy, menyampaikan bahwa saat ini sudah ada tiga…
Berawal dari kerja keras dan kesabaran mengumpulkan rezeki sedikit demi sedikit, Ahmad Ali Murtadho akhirnya…
Sebanyak 11 jemaah calon haji (JCH) yang terdiri atas wartawan dan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia…
Kebocoran pipa induk berdiameter 1.000 milimeter di kawasan Jalan Ir. H. Soekarno, MERR, Surabaya menyebabkan…
Polda Jawa Timur berhasil membongkar praktik mafia penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG bersubsidi.…
Diskusi yang mengusung tema Sport Tourism: Branding Lapangan Bola sebagai Ikon Ekonomi Desa tersebut berlangsung…
This website uses cookies.