Categories: Surabaya

Kesiapan Masinis dan Asisten di Tengah Kepadatan Perjalanan KA selama Arus Mudik

METROTODAY, SURABAYA – Memasuki puncak arus balik Lebaran 2026, PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan kesiapan seluruh personelnya, terutama masinis dan asisten masinis.

Untuk melayani operasional 47 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, pengawasan terhadap kondisi fisik dan mental kru kereta api ditingkatkan demi menjamin keselamatan penumpang.

Untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat, PT KAI Daop 8 mengoperasikan sebanyak 47 perjalanan KA jarak jauh setiap hari, yang terdiri dari 37 KA reguler dan 10 KA tambahan yang tersebar di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa meskipun frekuensi perjalanan meningkat, kebutuhan masinis telah diperhitungkan dengan matang tanpa perlu menambah personel baru, melainkan melalui optimalisasi kru yang ada dan koordinasi antar Daop.

“Kalau tambah (masinis dan asisten) nggak, jadi memang itu kan kebutuhannya memang sudah diperhitungkan ya. Biasanya kan kereta itu bolak-balik, jadi tidak perlu kita menambah tetapi bisa dicover dari Daop-daop sebelah. Tetapi yang bisa dipastikan adalah kami memastikan bahwa mereka dalam kondisi fisik dan mental yang siap untuk melayani penumpang di angkutan lebaran ini,” tuturnya, Kamis (26/3).

Masinis dan asisten saat menjalani asesmen sebelum mengoperasikan kereta api. (Foto: Ahmad/METROTODAY)

Selain kesiapan mental, pengaturan jadwal kerja dan istirahat menjadi prioritas utama. Mahendro menegaskan tidak ada kru yang dipaksa bekerja di luar batas kemampuan mereka. KAI juga telah menyiapkan personel cadangan untuk mengantisipasi situasi tidak terduga di lapangan.

Sebelum diizinkan memegang kemudi lokomotif, setiap masinis dan asisten masinis wajib menjalani serangkaian asesmen ketat mulai dari 90 menit sebelum keberangkatan. Pemeriksaan ini meliputi cek suhu tubuh, tekanan darah, hingga tes alkohol.

“Hal ini penting untuk memastikan bahwa petugas berada dalam kondisi yang sehat dan prima. Jika tidak memenuhi syarat, maka tidak diperbolehkan berdinas dan harus diganti dengan petugas lain. Mereka juga menjalani wawancara SOP serta tes tunjuk sebut semboyan perkeretaapian sebelum menerima dokumen perjalanan,” terangnya.

Sementara itu hingga Kamis, 26 Maret 2026, volume penumpang di wilayah Daop 8 terpantau masih sangat tinggi. Diproyeksikan sebanyak 48.816 penumpang memadati stasiun hari ini, dengan rincian 28.973 penumpang tiba dan 19.843 penumpang berangkat.

Stasiun Surabaya Gubeng menjadi yang tersibuk dengan melayani lebih dari 14 ribu penumpang, disusul Surabaya Pasar Turi dan Stasiun Malang. Jumlah ini diprediksi masih akan terus bertambah hingga jadwal perjalanan terakhir malam nanti. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Duka di Tengah Misi Juara, Didier Deschamps Tinggalkan Kamp Prancis Jelang Duel Kontra Norwegia

Timnas Prancis harus menghadapi laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026 melawan Norwegia tanpa kehadiran…

4 hours ago

Keliling Kota Piala Dunia 2026 #6: Los Angeles, Menjajal Taco Jalanan hingga Bermain di Tengah Gemerlap Hollywood

Ketika Piala Dunia 2026 berlangsung di Amerika Serikat, Los Angeles dipastikan menjadi salah satu kota…

4 hours ago

Tunisia Kena Rujak Total Football, De Oranje Mode Penjajah Kolonial

Belanda memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai Juara Grup F…

5 hours ago

Samurai Biru Nyaris Raup Tiga Poin di Laga Terakhir, Elanga Datang Minta Bagi Angka

Jepang harus puas berbagi angka1-1 dengan Swedia pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026…

5 hours ago

Bukan Gervinho, Bukan Drogba! Curacao Dibuat Pepe Mati Gaya

Timnas Pantai Gading akhirnya memecahkan kutukan panjang mereka di panggung Piala Dunia. Les Elephants (julukan…

6 hours ago

Perluas Perlindungan Pekerja, DPRD Surabaya Godok Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Optimalisasi…

8 hours ago

This website uses cookies.