18 March 2026, 2:26 AM WIB

Penumpang Mudik Laut via Tanjung Perak Surabaya Capai 67 Ribu hingga H-8 Lebaran

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026. Hingga H-8 lebaran 2026, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 67.618 orang atau meningkat 17,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 57.595 orang.

Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, mengatakan bahwa lonjakan penumpang ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi laut sebagai moda perjalanan mudik.

“Jumlah penumpang mengalami peningkatan sebesar 17,40 persen dibandingkan tahun lalu. Kami melihat tren ini akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik, sehingga seluruh kesiapan operasional dan fasilitas terus kami optimalkan,” ujar Ana, Selasa (17/3).

Berdasarkan data operasional, puncak arus kedatangan penumpang terjadi pada 13 Maret 2026, H-8 dengan jumlah 8.235 orang. Sementara itu, puncak keberangkatan tercatat pada 10 Maret 2026 H-11 lebaran sebanyak 4.695 penumpang.

Penumpang, dari Balikpapan mendominasi dengan jumlah 12.501 penumpang atau sekitar 26,71 persen dari total penumpang turun. Sedangkan untuk rute keberangkatan, pelabuhan Lembar menjadi tujuan favorit dengan jumlah 4.571 penumpang atau sekitar 22,28 persen dari total penumpang berangkat.

Selama periode angkutan laut lebaran 2026, tercatat sebanyak 124 kapal tiba dan 123 kapal berangkat di Pelabuhan Tanjung Perak, dengan rata-rata kunjungan mencapai sekitar 16 kapal per hari.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini masih dalam kondisi terkendali dan didukung oleh kesiapan fasilitas serta koordinasi antarinstansi.

“Jumlah penumpang pada periode Angkutan Lebaran tahun ini mengalami peningkatan, namun masih dapat terlayani dengan baik berkat kesiapan sarana dan prasarana serta sinergi seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan,” jelas Agustinus.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Pelindo telah memastikan kesiapan fasilitas terminal, mulai dari tambatan kapal, ruang tunggu penumpang, hingga fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, disiapkan pula ruang tunggu tambahan serta area buffer kendaraan guna mengantisipasi kepadatan.

Pelindo juga memberikan perhatian khusus kepada penumpang prioritas seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, ibu menyusui, serta penumpang dengan balita melalui penyediaan fasilitas layanan khusus.

Dari sisi operasional, kondisi pelabuhan hingga saat ini terpantau berjalan lancar tanpa gangguan. Cuaca di wilayah perairan Surabaya juga dalam kondisi relatif aman dengan tinggi gelombang sekitar 0,1 meter dan kecepatan angin sekitar 10 knots, serta tidak terdapat penundaan keberangkatan kapal.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pelindo optimistis penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026. Hingga H-8 lebaran 2026, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 67.618 orang atau meningkat 17,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 57.595 orang.

Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, mengatakan bahwa lonjakan penumpang ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi laut sebagai moda perjalanan mudik.

“Jumlah penumpang mengalami peningkatan sebesar 17,40 persen dibandingkan tahun lalu. Kami melihat tren ini akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik, sehingga seluruh kesiapan operasional dan fasilitas terus kami optimalkan,” ujar Ana, Selasa (17/3).

Berdasarkan data operasional, puncak arus kedatangan penumpang terjadi pada 13 Maret 2026, H-8 dengan jumlah 8.235 orang. Sementara itu, puncak keberangkatan tercatat pada 10 Maret 2026 H-11 lebaran sebanyak 4.695 penumpang.

Penumpang, dari Balikpapan mendominasi dengan jumlah 12.501 penumpang atau sekitar 26,71 persen dari total penumpang turun. Sedangkan untuk rute keberangkatan, pelabuhan Lembar menjadi tujuan favorit dengan jumlah 4.571 penumpang atau sekitar 22,28 persen dari total penumpang berangkat.

Selama periode angkutan laut lebaran 2026, tercatat sebanyak 124 kapal tiba dan 123 kapal berangkat di Pelabuhan Tanjung Perak, dengan rata-rata kunjungan mencapai sekitar 16 kapal per hari.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini masih dalam kondisi terkendali dan didukung oleh kesiapan fasilitas serta koordinasi antarinstansi.

“Jumlah penumpang pada periode Angkutan Lebaran tahun ini mengalami peningkatan, namun masih dapat terlayani dengan baik berkat kesiapan sarana dan prasarana serta sinergi seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan,” jelas Agustinus.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Pelindo telah memastikan kesiapan fasilitas terminal, mulai dari tambatan kapal, ruang tunggu penumpang, hingga fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, disiapkan pula ruang tunggu tambahan serta area buffer kendaraan guna mengantisipasi kepadatan.

Pelindo juga memberikan perhatian khusus kepada penumpang prioritas seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, ibu menyusui, serta penumpang dengan balita melalui penyediaan fasilitas layanan khusus.

Dari sisi operasional, kondisi pelabuhan hingga saat ini terpantau berjalan lancar tanpa gangguan. Cuaca di wilayah perairan Surabaya juga dalam kondisi relatif aman dengan tinggi gelombang sekitar 0,1 meter dan kecepatan angin sekitar 10 knots, serta tidak terdapat penundaan keberangkatan kapal.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pelindo optimistis penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait