Categories: Surabaya

Rusun Sumbo Surabaya Terbakar, Penyebab Diduga Korsleting Listrik

METROTODAY, SURABAYA – Sebuah kebakaran melanda rumah rusun (rusun) lantai 3 di Jalan Rusun Sombo, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya pada Rabu (25/2).

Kejadian yang terjadi menjelang berbuka puasa menyebabkan 4 unit rumah terbakar dan mengakibatkan 5 Kepala Keluarga (KK) atau 20 jiwa terdampak, meskipun tidak ada korban jiwa.

Kabid Pemadaman Dinas Pembersihan dan Kebersihan Publik (DPKP) Kota Surabaya, Mochamad Rokhim, mengungkapkan bahwa obyek yang terbakar adalah rumah rusun lantai 3 dengan luas bangunan ±594 meter persegi per lantai. Luas yang terbakar adalah 4 unit masing-masing dengan ukuran 3 m × 7 m. “Penyebab kebakaran dikarenakan korsleting listrik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa saat petugas tiba di lokasi, api masih menyala dan segera dilakukan langkah pemadaman serta pembasahan. “Untuk korban jiwa nihil, namun kebakaran menjalar ke beberapa bangunan di sekitarnya,” jelasnya.

Kebakaran awalnya terjadi di salah satu unit di lantai 3 blok H, membuat warga berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Menanggapi kejadian ini, DPKP menerjunkan 11 unit tempur dan 6 unit rescue untuk menangani kebakaran.

Meskipun tidak ada korban jiwa, terdapat satu penghuni yang mengalami syok akibat kejadian. “Tidak ada korban jiwa. Namun ada satu penghuni yang syok akibat kejadian ini dan langsung diberikan bantuan oksigen,” jelas Rokhim.

Setiap keluarga terdampak mendapatkan bantuan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Antara lain makanan bergizi, paket sandang, selimut, hygiene kit, peralatan makan, kompor, serta pemberian makanan 2 kali sehari selama 10 hari untuk setiap jiwa. Bantuan tambahan seperti paket lansia dan peralatan sekolah juga diberikan kepada keluarga yang membutuhkan.

“Kami telah memberikan bantuan yang sesuai dengan kondisi masing-masing keluarga terdampak. Mulai dari kebutuhan pokok hingga perlengkapan khusus seperti peralatan sekolah untuk anak-anak dan paket lansia untuk lansia,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Perempuan Rentan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Maya Jika Terlalu Aktif

Kemajuan teknologi membuka akses luas bagi perempuan untuk berkarya, bersuara, dan membangun jejaring di ruang…

11 hours ago

Cegah Pelecehan Seksual, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Female Seat Map hingga Sanksi Blacklist Seumur Hidup

Dalam upaya menciptakan lingkungan perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun…

11 hours ago

5 Hari Uji Coba SPMB, Wali Murid Banyak Konsultasi Domisili dan Jalur Masuk Sekolah

Uji coba Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Surabaya yang berlangsung sejak 22 hingga 28…

13 hours ago

Indonesia Peringkat 3 Pencemar Plastik Dunia, Sekolah di Surabaya Ini Kampanyekan Kemasan Daging Kurban Bebas Kresek

Melawan arus kebiasaan umum yang masih lekat dengan penggunaan kantong plastik, sekolah ini menerapkan konsep…

21 hours ago

JMSI Jatim Siap Bersinergi dengan Disdik Gelar FGD Cari Solusi Program Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mendorong Jaringan Media Siber Indonesia…

23 hours ago

Konsisten Jalankan CSR Berkelanjutan, Tjiwi Kimia Kembali Sabet TOP CSR Awards 5 STAR

Komitmen PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (Tjiwi Kimia) dalam pengembangan bisnis sekaligus berkontribusi pada…

1 day ago

This website uses cookies.