Categories: Fair Play

Keliling Kota Piala Dunia #13: Guadalajara, Dari Birria Legendaris hingga Gemuruh Piala Dunia 2026

METROTODAY, GUADALAJARA – Jika Mexico City dikenal sebagai pusat pemerintahan Meksiko, Guadalajara adalah jantung budaya negara tersebut. Kota kapital di negara bagian Jalisco ini dikenal sebagai kampung halaman musik mariachi, minuman tequila, serta berbagai kuliner tradisional yang telah melegenda.

Tak heran, ketika Piala Dunia 2026 digelar, Guadalajara menjadi salah satu destinasi favorit suporter yang ingin merasakan atmosfer sepak bola sekaligus kekayaan budaya dan rasa Meksiko yang autentik.

Sorotan utama tentu mengarah ke Stadion Akron yang akan menjadi venue Piala Dunia 2026. Stadion modern yang terletak di Kota Zapopan, bagian dari kawasan metropolitan Guadalajara, tersebut memiliki kapasitas sekitar 49.800 penonton. Markas klub Chivas Guadalajara itu dijadwalkan menggelar empat pertandingan, termasuk laga fase grup yang melibatkan Timnas Meksiko. Dengan desain atap bergelombang yang menyerupai gunung berapi dan rumput hijau yang menyatu dengan lanskap sekitarnya, Akron menjadi salah satu stadion paling ikonik di Amerika Utara.

Tak lengkap rasanya mengunjungi Guadalajara tanpa mencicipi kuliner khas Jalisco yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Kuliner pertama yang wajib dicoba adalah Birria. Hidangan berupa semur daging kambing atau sapi yang dimasak perlahan dengan campuran cabai dan rempah-rempah ini berasal dari Jalisco dan kini populer di berbagai negara. Birria biasanya disajikan bersama tortilla jagung, bawang cincang, daun ketumbar, dan perasan jeruk nipis. Di rumah makan tradisional Guadalajara, harga satu porsi umumnya berkisar 120 hingga 250 peso Meksiko (Rp105 ribu hingga Rp220 ribu).

Rekomendasi kedua adalah Torta Ahogada. Makanan khas Guadalajara ini berupa roti birote yang diisi daging babi lalu disiram saus tomat pedas hingga seluruh roti terendam. Cita rasanya yang unik membuat hidangan ini menjadi salah satu ikon kuliner Jalisco. Harga satu porsi biasanya berada di kisaran 80 hingga 150 peso (Rp70 ribu hingga Rp130 ribu).

Kuliner ketiga adalah Carne en su Jugo. Hidangan ini terdiri atas irisan tipis daging sapi yang dimasak dalam kuah kaldu bersama kacang, daging asap, dan alpukat. Menu ini menjadi favorit masyarakat lokal karena cita rasanya yang gurih dan cocok disantap kapan saja. Harga satu porsi berkisar 130 hingga 220 peso (Rp115 ribu hingga Rp195 ribu).

Setelah menikmati kuliner khas Guadalajara, para suporter dapat mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang menjadi kebanggaan kota ini.

Destinasi pertama adalah Hospicio Cabanas. Bangunan yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini terkenal dengan arsitektur kolonialnya serta mural karya pelukis legendaris José Clemente Orozco. Tiket masuk dewasa umumnya berkisar 90 hingga 120 peso (Rp80 ribu hingga Rp105 ribu).

Rekomendasi kedua adalah Guadalajara Cathedral. Katedral yang menjadi ikon kota sejak abad ke-16 ini memiliki menara bergaya Neo-Gotik yang mudah dikenali. Pengunjung dapat menikmati keindahan interior gereja secara gratis, sementara tur berpemandu biasanya dikenakan biaya sekitar 150 hingga 300 peso (Rp130 ribu hingga Rp260 ribu).

Pilihan wisata ketiga adalah Instituto Cultural Cabanas beserta kawasan Centro Histórico di sekitarnya. Area ini dipenuhi plaza, bangunan kolonial, museum, pertunjukan musik mariachi, hingga pasar kerajinan tangan khas Jalisco. Menjelajahi kawasan bersejarah tersebut tidak dikenakan biaya, sementara wisatawan biasanya menyiapkan anggaran sekitar 200 hingga 600 peso (Rp175 ribu hingga Rp525 ribu) untuk menikmati kuliner lokal atau membeli suvenir.

Bagi para suporter yang datang ke Guadalajara untuk menyaksikan Piala Dunia 2026, kota ini menawarkan pengalaman yang tak hanya berpusat pada sepak bola. Menonton pertandingan di Estadio Akron dapat dipadukan dengan mencicipi Birria yang berasal dari tanah kelahirannya, menikmati Torta Ahogada yang menggugah selera, hingga menyusuri bangunan-bangunan bersejarah yang menjadi saksi perkembangan budaya Meksiko. (eza)

Naufal

Recent Posts

Viral di Medsos, Pemotor Nekat Lintasi Rel KA Sidotopo Surabaya, KAI Kecam Keras Sanksi Menanti

Aksi nekat pengendara sepeda motor yang melintas di atas jalur rel kereta api kawasan Sidotopo…

10 hours ago

Tanggul Lumpur Sidoarjo Bocor, DPR dan Pemkab Desak Penanganan Cepat

Luberan lumpur Sidoarjo kembali menjadi perhatian setelah tanggul di titik P10D mengalami kebocoran sejak Jumat…

11 hours ago

Kemenangan Inggris atas Norwegia Diselimuti Jejak Makam Raja Alfred Penumpas Viking

Sejarah terkadang bekerja dengan cara yang luar biasa misterius, seolah menolak disebut sebagai kebetulan belaka.…

11 hours ago

16 Anak dari Keluarga Siders Ohio Disekap Bertahun-tahun, Terungkap Lewat Penggeledahan Kasus

Publik Amerika Serikat tengah dikejutkan oleh satu kasus domestik paling mengerikan dan ekstrem sepanjang tahun…

12 hours ago

Keliling Kota Piala Dunia #12: Mexico City, Kerenyahan Taco Al Pastor hingga Kemegahan Aztec yang Mendunia

Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah bagi Mexico City. Ibu kota Meksiko ini akan kembali…

12 hours ago

Kecelakaan Maut di Jalan Kertajaya Surabaya, Lansia Terpental Hantam Pembatas Jalan hingga Tewas

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Kertajaya, Surabaya, Senin (13/7). Sebuah mobil SUV Honda CR-V menabrak…

12 hours ago

This website uses cookies.