Categories: Surabaya

Cinta dan Ilmu Bersemi di Kampus, Pasutri Prof Unggul dan Prof Dian Ekowati Raih Gelar Guru Besar Ekonomi di Unair

METROTODAY, SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) kembali mencatatkan momen bersejarah dalam prosesi pengukuhan guru besar baru yang berlangsung khidmat di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR-C, Kamis (12/2). Di antara para pakar yang dilantik, perhatian publik tertuju pada pasangan suami istri yang dikukuhkan bersamaan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Pasangan tersebut adalah Prof. Dr. Unggul Heriqbaldi, S.E., M.Si. dan Prof. Dian Ekowati, S.E., M.Si., Ph.D. Prof. Unggul dikenal sebagai pakar Ilmu Ekonomi Perdagangan dan Moneter Internasional. Sementara sang istri, Prof. Dian, merupakan pakar di bidang Studi Keorganisasian.

Menariknya, jejak akademik keduanya sempat beririsan saat menempuh studi di Australia. Prof. Unggul merupakan lulusan University of Melbourne dan Monash University. Sedangkan Prof. Dian juga merupakan alumnus University of Melbourne tahun 2002.

Perjalanan ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi terhadap ilmu pengetahuan dapat berjalan selaras dengan keharmonisan rumah tangga.

Dalam sambutannya, Rektor Unair yang diwakili oleh Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., menekankan bahwa kehadiran para guru besar baru ini merupakan penguatan bagi posisi Unair sebagai navigator pembangunan nasional.

“Unair berfungsi sebagai navigator pembangunan berkelanjutan. Menjadi katalis inovasi, fasilitator praktik kesehatan yang aman, motor transformasi ekonomi, serta laboratorium pengembangan keunggulan organisasi melalui kolaborasi intelektual,” ujar Prof. Madyan.

Ia menambahkan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata universitas dalam menjawab tantangan sosial dan ekonomi global melalui riset yang aplikatif.

“Pengukuhan guru besar ini menegaskan posisi Unair sebagai institusi yang menjembatani riset, kebijakan, dan praktik nyata untuk mendorong kemajuan masyarakat dan kesejahteraan bangsa,” imbuhnya.

Kepada para profesor baru, Prof. Madyan berpesan agar mereka tetap teguh memegang amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan regulasi terbaru, yakni Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025.

“Semoga ilmu dan karya saudara guru besar yang baru dilantik senantiasa membawa kemanfaatan bagi umat, bangsa, dan dunia,” harapnya.

Selain pasangan suami istri dari FEB tersebut, Unair juga mengukuhkan tiga guru besar lainnya dari berbagai disiplin ilmu, yakni Prof. Dr. Lutfi Agus Salim (Kesehatan Masyarakat), Prof. Dr. Sugiharto (Toxicology), dan Prof. Dr. apt. Yunita Nita (Farmasi Praktis).

Kehadiran para pakar baru ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi intelektual Unair dalam kancah nasional maupun internasional. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

BRI BO Jemursari Bekali Calon PMI dengan Literasi Keuangan dan Ekosistem Digital BRImo

Komitmen dalam mendukung kesejahteraan pekerja migran ditunjukkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Hal…

9 hours ago

Dari Anak Penjual Pecel hingga Sutradara Nasional, Bayu Skak Buktikan Bahasa Daerah Bisa Mendunia

Kesuksesan tidak selalu lahir dari ibu kota. Kalimat itu seolah menjadi gambaran perjalanan hidup Bayu…

21 hours ago

Koeman Angkat Tangan Usai Tim Oranye Rontok di Piala Dunia, Pilih Mundur Demi Keluarga

Kekalahan pelik dari Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi pertandingan terakhir Ronald…

22 hours ago

State Capture dan Kebisuan Mimbar Akademik

SARASEHAN Kebangsaan KSTI 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center…

1 day ago

Tegaskan Tidak Ada Campur Tangan Istana saat Muktamar, Gus Irfan: NU Bukan Barang Warisan yang Diperebutkan

Muktamar ke-35 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang diagendakan berlangsung pada 1 hingga 5 Agustus…

1 day ago

Menhaj Tutup Operasional Haji 2026, 202 Ribu Lebih Jemaah Sudah Dipulangkan, 367 Wafat di Tanah Suci

Seluruh rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 resmi dinyatakan rampung Rabu (1/7) sore. Penutupan…

1 day ago

This website uses cookies.