Penumpang kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng saat masa libur sekolah mengalami peningkatan 21 persen. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Memasuki masa libur sekolah, jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini tercatat mencapai 21 persen dibandingkan periode sebelum liburan dimulai.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa lonjakan tersebut terlihat jelas sejak awal masa liburan.
“Jika kita bandingkan periode 22 hingga 30 Juni dengan periode sebelumnya yaitu 8 hingga 16 Juni, terjadi peningkatan sebesar 21 persen. Rata-rata harian penumpang saat ini mencapai 23.000 orang, sedangkan pada hari biasa jumlahnya hanya sekitar 18.000 orang per hari,” jelasnya, Kamis (2/7).
Selain kenyamanan perjalanan, adanya program diskon tiket juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. “Penjualan tiket yang mendapatkan diskon 30 persen dari pemerintah pun tercatat cukup tinggi. Hingga saat ini, sudah terjual sebanyak 153.000 tiket untuk keberangkatan antara 20 Juni hingga 5 Juli,” tuturnya.
Mahendro menyebutkan bahwa tujuan perjalanan penumpang masih didominasi oleh kota-kota besar dan destinasi wisata populer.
“Tujuan favorit tetap kota-kota besar seperti Yogyakarta, Bandung, Jakarta, dan Semarang. Sementara itu, di dalam wilayah Jawa Timur, kota seperti Malang, Banyuwangi, serta Madiun juga menjadi tujuan yang banyak diminati masyarakat,” ungkapnya.
Mengenai puncak arus perjalanan pulang, pihak KAI telah membuat perkiraan jadwal.
“Kami memprediksi puncak arus balik libur sekolah akan terjadi pada tanggal 10 hingga 12 Juli. Hal ini mengingat tanggal 13 Juli menjadi hari pertama masuk sekolah kembali, sehingga tiga hari tersebut diperkirakan menjadi masa tersibuk,” terangnya.
Terkait kesiapan penambahan jadwal perjalanan, Mahendro menyampaikan bahwa pihaknya masih terus memantau kebutuhan penumpang.
“Untuk saat ini belum ada rencana resmi penambahan kereta atau kuota tiket. Namun, kami terus melakukan evaluasi dan kajian. Mengingat masih ada waktu sekitar dua minggu, jika nantinya diperlukan untuk menambah kapasitas, maka kami akan segera menyiapkannya demi kenyamanan penumpang,” pungkasnya. (ahm)
Pesatnya perkembangan Kota Surabaya yang merupakan ibu kota Jawa Timur ternyata masih terdapat sejumlah warga…
Untuk mengatasi permasalahan genangan air yang kerap terjadi di kawasan Margomulyo, Pemerintah Kota Surabaya merencanakan…
Kecintaan terhadap sepakbola membuat Oktafianus Fernando, mantan pemain Persebaya Surabaya musim 2025/2026 sekaligus kakak kandung…
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kawasan Kutisari, Surabaya, hingga kini belum juga beroperasi…
Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah memulangkan Bosnia-Herzegovina dengan…
Tak ada yang menyangka Belgia mampu keluar dari lubang sedalam itu. Tertinggal dua gol hingga…
This website uses cookies.