Categories: Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Kenang Adi Sutarwijono: Sosok Pengayom yang Tak Pernah Mengeluh

METROTODAY, SIDOARJO – Duka mendalam menyelimuti Kota Surabaya atas berpulangnya Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, tak kuasa menyembunyikan kesedihannya saat memberikan penghormatan terakhir di Rumah Duka Grand Heaven, Taman, Sidoarjo, Rabu (11/2) malam.

Didampingi sang istri, Rini Indriyani, Eri tiba di ruang 105 lantai 1 dan disambut langsung oleh keluarga mendiang. Suasana haru pecah saat Eri memberikan penguatan kepada istri dan anak-anak almarhum yang tengah berduka hebat.

Bagi Eri, sosok yang akrab disapa Mas Awi tersebut bukan sekadar mitra kerja di pemerintahan, melainkan sahabat dan kakak yang menjadi panutan.

“Saya secara pribadi dan mewakili jajaran Pemerintah Kota Surabaya serta warga Kota Surabaya merasa kehilangan. Kehilangan seorang sahabat, seorang pimpinan yang luar biasa, seorang saudara yang selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat Kota Surabaya,” ucap Eri.

Eri mengungkapkan fakta memilukan mengenai kondisi kesehatan Adi Sutarwijono. Berdasarkan cerita dari istri almarhum, politisi senior PDI Perjuangan itu sebenarnya sudah mengetahui penyakit kanker hati yang dideritanya sejak November tahun lalu.

Suasana Misa Requiem di Grand Heaven, tempat disemayamkan jenazah Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, sebelum dimakamkan di TPU Keputih Surabaya, Kamis (12/2). (Foto: istimewa)

Namun, demi tugas dan pengabdian, Mas Awi memilih untuk merahasiakan rasa sakitnya dari rekan-rekan kerja, termasuk saat memimpin rapat paripurna.

“Beliau dengan jajaran Pemkot dan DPRD tidak pernah menunjukkan sakit itu. Terus berjuang. Bahkan paripurna setelah November ketemu saya juga tidak pernah cerita apa-apa,” kenang Eri.

Kondisi tersebut baru memburuk sekitar tiga pekan lalu hingga mengharuskannya menjalani cuci darah. Meski demikian, Mas Awi tetap meminta agar kondisinya tidak dipublikasikan karena ingin tetap fokus bekerja.

“Ternyata beliau mengalami kanker hati. Sempat tiga kali cuci darah. Tapi Tuhan sayang kepada beliau agar tidak sakit lagi, maka dipanggil hari ini untuk melepas semua sakitnya,” tuturnya.

Selama menjabat Ketua DPRD memasuki dua periode ini, Awi dikenal sebagai figur yang mampu merangkul semua golongan tanpa sekat partai politik. Eri menyebut harmonisasi antara eksekutif dan legislatif di Surabaya bisa berjalan apik berkat kepiawaian almarhum.

“Mas Adi punya dedikasi luar biasa. Beliau pemimpin yang bijak. Tidak melihat saya dari mana, tapi menggabungkan semua orang yang ada di DPRD dari semua partai untuk menjadikan yang terbaik bagi warga Surabaya,” tegas Eri.

Selain kepemimpinannya, satu hal yang paling membekas di hati Eri adalah ajaran tentang kesabaran. Ia mengenang pesan mendiang saat menghadapi fitnah atau masalah.

“Satu yang saya belajar banyak dari beliau adalah kesabarannya. Beliau pernah berkata, ‘Ketika kita disakiti, ketika kita tidak berbuat apa-apa tapi dituduh, biarlah Tuhan yang membalas’,” ujar Eri.

Sebelum meninggalkan rumah duka, Eri menitipkan pesan khusus kepada anak-anak almarhum untuk tetap kuat dan menjadi penyokong bagi ibunda mereka. Ia juga memohonkan maaf kepada seluruh warga Surabaya atas segala kekurangan almarhum semasa hidup.

“Kami berdoa semoga Mas Adi diberikan tempat paling mulia, surganya Tuhan,” jelasnya.

Hingga Rabu malam, Misa Requiem masih berlangsung di Grand Heaven. Sejumlah pejabat, anggota legislatif, hingga kolega partai terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang politisi santun.

Sementara itu jenazah Adi Sutarwijono tiba di Surabaya sekitar pukul 15.30 WIB. Rencananya Kamis (12/2) jenazah akan disemayamkan di Gedung DPRD Kota Surabaya sebagai penghormatan terakhir sebelum dikebumikan di TPU Keputih Surabaya, sekitar pukul 13.30 WIB. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Memintal Harapan Umur Panjang, Rezeki Tak Putus dan Harmoni Keluarga di Semangkuk Sajian Miesoa

Bagi keluarga Tionghoa, Imlek bukan sekadar pesta kembang api atau bagi-bagi angpao. Di atas meja…

3 hours ago

Meriahkan HPN 2026, Jurnalis Jatim Berlaga di Turnamen Minisoccer Pertama

Para jurnalis dari berbagai daerah di Jawa Timur akan berlaga dalam Turnamen Minisoccer yang kali…

6 hours ago

Tumben, Presiden Trump Tolak Israel Caplok Tepi Barat

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan menentang langkah Israel untuk mencaplok wilayah pendudukan Tepi…

17 hours ago

Jelang Imlek, Umat Tri Dharma di Klenteng Boen Bio Surabaya Gelar Ritual Cisuak Tolak Bala

Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau tahun 2026 Masehi yang merupakan Tahun Kuda Api,…

17 hours ago

Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gelar Pangan Murah di Asemrowo

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Asemrowo, Jalan…

20 hours ago

Kebakaran di Gang Padat Penduduk di Pandegiling Surabaya, Satu Rumah Ludes dan Tiga Terdampak

Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pandegiling Gang 03, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Surabaya…

20 hours ago

This website uses cookies.