Warga Surabaya saat memasangkan alarm sepeda motor miliknya di Mapolsek Mulyorejo. Dengan tujuan menekan angka curanmor. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Maraknya aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di Kota Surabaya disikapi serius oleh kepolisian setempat.
Sebagai langkah preventif, Polrestabes Surabaya beserta seluruh Polsek jajaran meluncurkan program pemasangan alarm motor gratis bagi masyarakat.
Sebanyak 2.500 unit alarm motor telah disiapkan untuk warga Kota Pahlawan. Tidak hanya diberikan alatnya secara cuma-cuma, proses pemasangan pun dilakukan langsung oleh petugas kepolisian di setiap Mapolsek.
Salah satu titik pelayanan terpantau di Mapolsek Mulyorejo. Di lokasi ini, polisi menyediakan kuota 100 unit alarm bagi warga sekitar. Karena proses teknis pemasangan, pelayanan dibatasi sekitar 15 hingga 20 unit motor per hari.
Kapolsek Mulyorejo Surabaya, AKP Desy Ratnasih Dewanti, menjelaskan bahwa program ini adalah upaya konkret kepolisian untuk menekan angka kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga.
“Kami menyediakan alarm motor secara gratis beserta pemasangannya. Harapannya, dengan adanya alarm ini, pelaku pencurian akan berpikir dua kali karena suara alarm bisa langsung menarik perhatian warga sekitar,” ujar AKP Desy.
Mekanisme alarm ini terbilang sederhana namun efektif. Sistem bekerja menggunakan saklar khusus yang disembunyikan di dalam jok motor.
Jika motor dinyalakan secara paksa tanpa mematikan sistem tersebut, bel motor akan mengeluarkan suara nyaring yang spontan menarik perhatian massa, sehingga aksi pencurian dapat digagalkan.
Program ini pun disambut antusias oleh masyarakat. Mualim, salah satu warga yang memanfaatkan layanan ini, mengaku kini merasa lebih tenang saat memarkirkan kendaraannya.
“Alhamdulillah sangat membantu. Sekarang motor jadi lebih aman. Kalau ada yang coba-coba menyalakan motor, alarmnya langsung bunyi keras,” ungkapnya.
Sementara itu Polrestabes Surabaya mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan ini di Polsek terdekat selama persediaan masih ada.
Selain mengandalkan alarm, warga tetap diingatkan untuk selalu menggunakan pengamanan ganda saat memarkir kendaraan demi meminimalisir risiko pencurian. (ahm)
Kaki harus melangkah pulang, sementara hati masih ingin menetap. Seakan-akan ada bagian dari diri yang…
Siapakah Sayyid Hasan Al-Madinah itu? Menurut keterangan Qomaruddin, tokoh Desa Bohar, Kecamatan Bedangan, Sayyid Hasan…
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengungkap jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di wilayahnya…
Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP tahun 2026 di Kota Surabaya digelar berbasis…
Setelah menjalani masa jeda kompetisi Super League sekitar dua pekan dalam rangka menyambut Idulfitri, skuad…
Selama operasional Posko Mudik dan Balik Lebaran di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 13–26 Maret…
This website uses cookies.