Petugas posko terpadu Dukuh Pakis saat mengevakuasi korban laka tunggal di Jalan Diponegoro, Surabaya. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa seorang pengemudi motor jenis Yamaha Mio L dengan nomor polisi 6463 AB. Insiden terjadi di Jalan Diponegoro 61, Surabaya.
Korban yang meninggal dunia diidentifikasi sebagai Budi Waluyo, 57, laki-laki yang bertempat tinggal di Dusun Karung, RT 003/RW 001, Kelurahan Tulung Rejo, Kecamatan Sumber Rejo, Kabupaten Bojonegoro.
“Ketika kami tiba di lokasi, korban sudah tergeletak di pulau jalan dengan kondisi kaki berada di atas kepala. Diduga terjadi benturan keras yang menyebabkan luka pada bagian kepala,” ujar M Anwar Tim Posko Terpadu Dukuh Pakis, Rabu (7/1)
Lebih lanjut ia menjelaskan kejadian tersebut terjadi dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Kondisi jalan yang sepi, kemungkinan korban mengalami laka tunggal.
“Kemungkinan laka tunggal mungkin mengantuk bisa jadi kemudian korban melaju dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.
Setelah dilakukan pengecekan bersama tim TGC Kedung Cowek, korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Dr. Soetomo menggunakan ambulans PMI, sedangkan barang bukti terkait kejadian diamankan ke Polsek Wonokromo dengan menggunakan Unit Posko Terpadu Dukuh Pakis.
Saat ini pihak berwenang masih tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan tersebut. (ahm)
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
This website uses cookies.