Rektor UWK Surabaya, Rr. Nugrahini Susantinah Wisnujati saat memberikan keterangan (foto kanan) dan tersangka Resbob alias Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihaan. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihaan, yang dikenal dengan akun media sosial Resbob, telah resmi dikeluarkan atau drop out (DO) dari Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya.
Tindakan ini diambil setelah video live streamingnya yang mengandung penghinaan terhadap suku Sunda yang viral di media sosial, dengan rektor kampus menegaskan telah mengecam keras perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai keberagaman dan Pancasila.
“Kami mengecam keras segala bentuk ucapan yang mengandung unsur diskriminasi, ujaran kebencian, dan pelecehan tentang suku, agama, ras, dan golongan tertentu (SARA) seperti yang dilakukan oleh Resbob,” kata Rektor UWK Surabaya, Rr. Nugrahini Susantinah Wisnujati, Selasa (16/12).
Perilaku Adimas dalam live streaming tersebut dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, budaya, dan karakter kampus UWK. “Kami sangat menjunjung tinggi nilai keberagaman, toleransi, serta persatuan dalam bingkai kebangsaan,” tegasnya.
Menurut rektor, pihak kampus telah melakukan pemeriksaan internal menyeluruh dan objektif sesuai peraturan rektor UWK serta rekomendasi Komisi Pertimbangan Etik Mahasiswa pada minggu 14 Desember 2025. “Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, sanksi pencabutan status mahasiswa atau DO diterapkan sejak tanggal yang sama,” jelasnya.
Selain dikeluarkan dari kampus, Adimas juga telah ditangkap oleh aparat berwenang dari Polda Jawa Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ahm)
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
This website uses cookies.