Kepala Dinsos Surabaya Mia Santi Dewi. Humas Pemkot Surabaya)
METROTODAY, SURABAYA – Satu Sekolah Rakyat (SR) di Surabaya mulai dibangun awal 2026. Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya menyebut sekolah tersebut akan dibangun di wilayah utara Kota Pahlawan.
Meski pembangunan baru akan dilakukan sekitar lima bulan mendatang, Dinsos Surabaya menerangkan pihak Kementerian Sosial (Kemensos) RI sebagai pemilik proyek sudah melakukan survei lapangan. Bahkan, uji topografis di lokasi yang dimaksud sudah rampung.
Kepala Dinsos Surabaya Mia Santi Dewi menjelaskan bahwa rencana pembangunan sekolah rakyat akan berlokasi di sekitar di Kedung Cowek. Lahan yang digunakan adalah asset milik Pemkot Surabaya seluas 4,2 hektar.
Menurut rencana awal, SR Surabaya itu mampu menampung hingga seribu siswa. Mereka berasal dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
Mia melanjutkan, pembangunan SR Surabaya sepenuhnya menggunakan anggaran APBN. Selain itu, pembangunan akan sepenuhnya ditangani kementerian terkait.
”Sudah diasesmen juga lahan itu. Menurut pusat juga strategis karena terhubung dengan Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT),” ujarnya.
Lahan yang digunakan merupakan aset pemkot seluas 4,2 hektar. Biaya pembangunan SR tersebut mencapai Rp 200-300 miliar.
‘’Nantinya di SR itu ada asrama, laboratorium, hingga zona untuk masing-masing jenjang sekolah,’’ tutur Mia.
Mereka mendapat fasilitas penuh mulai dari kebutuhan sekolah, harian, dan bulanan. Ada guru khusus yang ditempatkan untuk program pendidikan tersebut
Adapun target pembangunan tuntas dalam setahun. Sehingga SR bisa segera dipakai untuk memberikan pendidikan ke anak-anak Surabaya sesuai sasaran.
”Sementara waktu yang di Surabaya, SR yang berjalan adalah SR rintisan. Semua akan dijadikan satu tempat,” katanya.
Sebelumnya, di Surabaya sudah ada SR yang beroperasi, yaitu SR tingkat menengah atas (SMA) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Sekolah yang digagas Pemprov Jatim dan Kemensos itu itu berkonsep asrama.
‘’Jika SR di sana (Kedungcowek) beroperasi, siswa SR di Unesaakan ditarik dan digabung menjadi satu di Kedung Cowek,’’ beber Mia. (*)
Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…
Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…
Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…
Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…
Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…
This website uses cookies.