Petugas berusaha memadamkan api yang membakar mobil boks berisi frozen food dan buah-buahan di Tol Dupak KM 04+800, Surabaya, Jumat (12/9). (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Sebuah mobil boks bermuatan frozen food dan buah-buahan terbakar di Tol Dupak KM 04+800, Dupak arah Banyu Urip, Kelurahan Asem Rowo, Kecamatan Asem Rowo, Surabaya, Jumat (12/9).
Kebakaran ini sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Menurut Kabid Pemadaman DPKP Kota Surabaya, Wasis Sutikno api berhasil dipadamkan sekitar setengah jam.
Pihaknya menerjunkan enam unit mobil pemadam kebakaran, termasuk dua unit tempur dari Rayon 1 Pasar Turi tiga unit team rescue, dan satu unit tempur dari Pos Grudo.
Lebih lanjut Wasis menjelaskan kejadian kebakaran ini bermula mobil terguling sehingga menyebabkan percikan api.
“Menurut informasi dari pengemudi, mobil box didahului oleh mobil lain, dan diduga pengemudi mobil terkejut sehingga membuat mobil box terguling,” tutur Wasis.
Meski mobil terguling dan menyebabkan kebakaran, namun pengemudi mobil Grand Max bernomor polisi S 9589 WE atas nama Mohamad Nur Avanda selamat dalam kejadian ini. “Untuk pengemudinya selamat dalam kejadian,” tutur Wasis
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan menjaga jarak aman saat berkendara, terutama di jalan tol. (ahm)
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
This website uses cookies.