Categories: Surabaya

Polda Jatim Buru Provokator di Medsos, Kerugian Akibat Demo Anarkis di Surabaya Tembus Rp124 Miliar

METROTODAY, SURABAYA – Polda Jawa Timur telah mengidentifikasi kerusakan yang disebabkan oleh aksi anarkisme yang terjadi di Surabaya pada Jumat (29/8) dan Sabtu (30/8) lalu. Aksi tersebut menyebabkan beberapa bangunan rusak dan terbakar, serta fasilitas umum juga mengalami kerusakan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan bahwa sebanyak 580 orang terkait demo yang berujung ricuh telah diamankan.

Dari jumlah tersebut, 288 orang diamankan oleh Polrestabes Surabaya, dengan rincian 22 orang diproses hukum dan 266 orang dipulangkan.

“Sebagaimana kita ketahui Polsek Tegalsari ini termasuk masjid yang ada di dalam Polsek telah dilakukan perusakan dan penjarahan,” terangnya, Selasa (2/9).

Pihaknya menaksir kerugian akibat aksi ricuh di Surabaya mencapai lebih dari Rp 124 miliar. Nilai itu mencakup kerusakan fasilitas publik hingga bangunan cagar budaya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Foto: Istimewa)

“Total kerugian sementara ditaksir kurang lebih Rp 124 miliar, meliputi pembakaran, penjarahan, dan perusakan sejumlah fasilitas umum,” tuturnya.

Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena pendataan aset terdampak belum selesai.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kerusakan Polsek Tegalsari, bangunan cagar budaya yang ikut terbakar, serta sejumlah pos polisi dan fasilitas kepolisian lain.

Selain menghitung kerugian, polisi juga menindaklanjuti proses hukum terhadap pelaku.

Sejumlah tersangka dijerat dengan beragam pasal, mulai dari pencurian dengan pemberatan, kekerasan terhadap barang, pembakaran, penganiayaan, hingga perusakan.

“Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 juga diterapkan dalam kasus ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyidik turut mendalami informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan pelaku pembakaran maupun provokator.

Setiap informasi sekecil apapun, baik dari masyarakat maupun media sosial, tetap kami telusuri untuk mengungkap pelaku sebenarnya,” tegasnya.

Saat ini, situasi di Surabaya berangsur kondusif. Petugas TNI/Polri masih bersiaga dan menggelar patroli secara besar di setiap titik di Surabaya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

3 hours ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

4 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

5 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

5 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

13 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

16 hours ago

This website uses cookies.