Categories: Surabaya

Antisipasi KLB Campak, Pemkot Surabaya Gencarkan Imunisasi dan Pencegahan

METROTODAY, SURABAYA – Surabaya mengambil langkah cepat untuk mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) dan fokus pada peningkatan imunisasi anak.

Langkah ini diambil menyusul penetapan status KLB di Kabupaten Sumenep, Madura, mengingat tingginya mobilitas penduduk antara kedua wilayah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan bahwa SE tersebut menjadi panduan bagi masyarakat untuk memutus rantai penularan campak.

“Fokus utama kami adalah kejar imunisasi, yaitu mencari anak-anak yang status imunisasinya belum lengkap dan melengkapi dosisnya,” ujarnya, Senin (1/9).

Nanik menambahkan, tantangan penanganan campak di Surabaya adalah tingginya mobilitas penduduk dan adanya sebagian kecil masyarakat yang masih enggan membawa anaknya untuk imunisasi.

“Kadang-kadang kita harus mendatangi mereka satu per satu, mencari dari rumah ke rumah karena masih ada yang percaya beberapa stigma,” katanya.

Meskipun demikian, capaian imunisasi di Surabaya melampaui target pemerintah pusat.

Data menunjukkan capaian imunisasi Campak-Rubella (MR) dosis satu mencapai 60,1 persen, dosis dua mencapai 60,7 persen, dan dosis ketiga mencapai 76,71 persen, semuanya melebihi target 58 persen.

“Target dari pusat itu 95 persen per antigen, dan kita sudah melebihi itu,” tegasnya.

Dalam SE tersebut juga dijelaskan gejala campak, yaitu demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan ruam kemerahan yang menyebar ke seluruh tubuh. Virus campak sangat mudah menular melalui udara dan kontak langsung.

Selain imunisasi, pencegahan juga dilakukan dengan tindakan pengendalian seperti memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan jika mengalami gejala, isolasi mandiri selama minimal 7 hari sejak timbulnya ruam, dan pemberian Vitamin A.

“Kami juga mengimbau kepada warga Kota Surabaya untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan memakai masker bila sedang sakit, menutup mulut/hidung saat batuk/bersin, rajin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan lingkungan,” imbaunya.

Nanik juga berpesan kepada orang tua untuk memastikan anak mendapat imunisasi Campak-Rubela (MR) sesuai jadwal.

“Imunisasi Campak-Rubela (MR) dapat diperoleh di Puskesmas, Posyandu, Klinik, maupun Rumah Sakit, baik milik pemerintah maupun swasta,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

8 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

19 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

19 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

19 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

20 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

21 hours ago

This website uses cookies.