Massa melakukan penjarakan dan merusak fasilitas yang ada di Grahadi. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Gedung Negara Grahadi Surabaya masih dilanda kobaran api akibat lemparan bom molotov yang membakar sisi kiri bangunan, tepat di samping SMA Trimurti. Kebakaran melanda ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur dan ruang pokja wartawan.
Setelah membakar bangunan, massa yang beringas juga melakukan penjarahan dan perusakan. Mereka menjarah berbagai barang, termasuk komputer di ruang pokja hingga menghancurkannya.
Beberapa wartawan juga mengingatkan massa bahwa ruangan tersebut adalah area khusus wartawan, namun peringatan itu tidak diindahkan.
Selain penjarahan, massa juga melakukan perusakan fasilitas umum, termasuk rambu jalan dan aksi vandalisme di sekitar lokasi.
Saat api berkobar, beberapa sepeda motor masih berada di area parkir dekat ruang pokja wartawan. Meski demikian, massa terus merangsek masuk tanpa menghiraukan keselamatan kendaraan tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus berupaya memukul mundur massa ke arah Jalan Basuki Rachmat dan Jalan Pemuda. Tembakan gas air mata terus ditembakkan ke arah kerumunan massa.
Warga sekitar yang terdampak juga mencari perlindungan di bangunan-bangunan yang dibuka untuk menghindari paparan gas air mata. (ahm)
Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…
Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…
Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…
Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…
Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…
This website uses cookies.