Categories: Surabaya

Keluarga WR Soepratman Tegaskan Tidak Meminta Royalti Indonesia Raya

METROTODAY, SURABAYA – Di tengah ramainya perbincangan soal royalti lagu, keluarga besar Wage Rudolf (WR) Soepratman menyatakan sikapnya terkait lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Mereka menegaskan bahwa lagu ciptaan WR Soepratman ini bebas dinyanyikan oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa perlu memikirkan masalah hak cipta.

Budi Harry, cucu dari Gijem Soepratinah adik WR Soepratman, menjelaskan bahwa keluarga tidak akan menuntut royalti atas lagu-lagu WR Soepratman.

“Tidak ada royalti. Kita tidak minta hak ekonomi. Jadi bebas saja negara atau masyarakat memutar lagu ciptaan beliau,” ujarnya di Surabaya, Kamis (28/8).

Menurut Budi, keputusan ini sejalan dengan amanah WR Soepratman yang tertulis dalam wasiatnya.

“Amanah almarhum ditemukan dalam secarik kertas saat beliau meninggal dunia bahwa beliau sudah menyerahkan semua karya-karyanya, karena itu perjuangan beliau dan itu sudah diserahkan bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Bahwa tidak ada royalti,” terangnya.

WR Soepratman, seorang komposer yang menciptakan lagu Indonesia Raya, mencetak sejarah melalui gesekan biolanya saat Kongres Pemuda Kedua pada 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta).

Budi yang juga menjabat sebagai ketua Yayasan WR Soepratman menambahkan bahwa lagu terakhir WR Soepratman berjudul Matahari Terbit sempat menimbulkan kontroversi.

“Gara-gara lagu Matahari Terbit dalam lagu tersebut dianggap pro terhadap Jepang. (Lagu) Ini ciptaan beliau terakhir di tahun 1937. Namun karena tidak ada bukti yang kuat pro terhadap Jepang akhirnya Belanda melepaskan,” jelasnya.

Lagu ini sempat dinyanyikan oleh Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) di Studio Radio NIROM (Nederlandsch Indische Radio Omroep) di Jalan Embong Malang, Surabaya.

Meskipun sempat menjadi perdebatan, lagu Matahari Terbit tetap menjadi bagian dari warisan WR Soepratman yang sangat berharga.

Keluarga WR Soepratman berharap, keikhlasan mereka terkait royalti ini dapat menginspirasi para pencipta lagu lain untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa dan negara. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

9 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

9 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

9 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

11 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.