Categories: Surabaya

Maba Ubaya Susun Puzzle Wayang Raksasa, Perkenalkan Budaya Lewat Keberagaman

METROTODAY, SURABAYA – Ribuan mahasiswa baru Universitas Surabaya (Ubaya) memukau dengan menyusun delapan puzzle raksasa berbentuk wayang.

Aksi kreatif ini menjadi bagian dari Masa Orientasi Bersama Universitas Surabaya (MOB Ubaya) tahun 2025 dan bertempat di Ubaya Sport Center.

Ketua MOB Ubaya 2025, Indra Jaya Gunawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya wayang kepada mahasiswa baru Ubaya melalui aktivitas yang berbalut kebersamaan.

“Kami ingin mahasiswa baru memiliki pengalaman dan pengetahuan baru tentang nilai-nilai luhur budaya wayang di Indonesia. Mahasiswa sangat antusias, terlihat saat mencari informasi, mendalami, dan mempresentasikan karakter wayang masing-masing,” ungkap Indra, Kamis (28/8).

MOB Ubaya 2025 mengusung tema Rumah, Cinta, Cerita: Turning the First Page. “Tema ini diharapkan dapat menjadikan Ubaya sebagai rumah baru bagi mahasiswa baru untuk bertumbuh dan berkontribusi sebagai pribadi yang aktif dan peduli terhadap lingkungan,” harapnya.

Emerentia Nataline Claribel, penanggung jawab kegiatan, merinci bahwa delapan tokoh wayang yang diadaptasi dari budaya Jawa dibuat dalam 100 potongan puzzle yang disusun pada infraboard berukuran 2 meter x 2 meter.

Kedelapan tokoh wayang tersebut adalah Batari Pertiwi, Batara Bayu, Batara Baruna, Batara Candra, Batara Surya, Batara Indra, Batara Brahma, dan Batara Kartika.

“Kami memilih delapan tokoh tersebut sebagai cerminan dari tiap nilai Hastabrata. Hastabrata adalah 8 simbol unsur alam yang diwakili oleh 8 dewa,” jelas Emerentia.

Selain sebagai upaya memperkenalkan budaya wayang Indonesia, kedelapan puzzle wayang raksasa itu juga akan dipajang saat Malam Apresiasi Mahasiswa (MAM) pada bulan September mendatang.

“Harapannya supaya teman-teman mau belajar dan mengadopsi karakter dari setiap wayang. Ukurannya juga lebih besar daripada wayang pada umumnya sehingga cocok dipajang,” jelasnya.

MOB Ubaya 2025 sendiri berlangsung selama tiga hari, dari Senin hingga Rabu. Mahasiswa baru Ubaya diajak mengikuti berbagai kegiatan, seperti kelas pengenalan tentang Ubaya bertajuk Rooted in Values, United by Culture, Inspired by Vision dan Ubaya The First Chapter.

Selain itu, ada juga Green Movement yang melakukan aksi jalan santai sambil memungut sampah, sosialisasi pengelolaan sampah oleh bank sampah, serta workshop Eco-Enzyme. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

9 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

20 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

20 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

20 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

21 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

22 hours ago

This website uses cookies.