Categories: Surabaya

285 Pasangan Siri di Surabaya Ikuti Isbat Nikah Massal dengan Sentuhan Warna-Warni

METROTODAY, SURABAYA – Acara Isbat Nikah Massal yang unik dan meriah akan digelar di Ballroom The Empire Palace, Rabu (27/8).

Sebanyak 285 pasangan akan disatukan dalam ikatan pernikahan yang sah di mata negara, karena sebagian besar di antaranya merupakan pasangan yang sebelumnya menikah secara siri.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Surabaya, Eddy Christijanto, mengungkapkan bahwa acara ini adalah puncak dari proses panjang yang telah dimulai sejak Juni 2025.

Dari ratusan pendaftar, terpilihlah 285 pasangan yang siap mengikuti isbat nikah dan pernikahan baru.

“Ini adalah momen yang sangat membahagiakan bagi kami. Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga di Surabaya memiliki kepastian hukum, dan acara ini adalah salah satu wujud komitmen kami,” ujar Eddy, Selasa (26/8).

Pasangan yang mengikuti isbat nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya, beberaoa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Eddy menambahkan bahwa para peserta telah melalui berbagai tahapan persiapan, termasuk pembekalan calon pengantin yang meliputi pemeriksaan kesehatan, edukasi tentang pencegahan KDRT dan stunting, serta pentingnya kepastian hukum bagi anak dan perempuan.

Yang menarik, acara isbat nikah massal tahun ini akan menampilkan sentuhan yang unik dan berwarna-warni. Para pengantin dibebaskan menggunakan pakaian pengantin dengan berbagai warna, mencerminkan keragaman Kota Surabaya.

“Pakaiannya bebas sesuai dengan yang dimiliki oleh MUA. Ada yang kuning, hijau, biru, merah, tidak masalah. Ini adalah dalam satu kesatuan Kota Surabaya yang berwarna-warni,” jelas Eddy.

Enam pasangan pengantin baru bahkan akan dinikahkan dengan saksi-saksi istimewa, termasuk Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Dirjen Dukcapil, Ketua Pengadilan Agama, dan tokoh-tokoh penting lainnya.

Acara juga akan dimeriahkan dengan khotbah nikah oleh Prof. Ali Aziz, kirab pengantin, dan resepsi mewah di lantai 10 Ballroom The Empire Palace.

Dalam kesempatan tersebut, setiap pasangan akan menerima dokumen penting seperti surat keputusan pengadilan agama, buku nikah, KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Perkawinan.

Acara Isbat Nikah Massal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Surabaya untuk selalu mengutamakan pernikahan resmi yang dicatatkan negara demi kepastian hukum dan kebahagiaan keluarga.

“Di tahun ini, ada pasangan tertua berusia 65 dan 63 tahun, serta pasangan tunanetra berusia sekitar 40 tahun. Ini membuktikan bahwa cinta dan komitmen tidak mengenal batas usia maupun fisik,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

4 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

4 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

4 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

6 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

24 hours ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.