METROTODAY, SURABAYA – Kecelakaan tunggal terjadi di Jembatan Suramadu, Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Rabu (6/8) sekitar pukul 06.27 WIB. Satu orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Menurut Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti laporan yang diterima, petugas tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 06.37 WIB.
Korban, Fitri Ramadhan pengemudi toyota Agya dengan nopol S 1576 OF, mengalami luka robek di bibir bagian atas. Penumpang mobil, Mohamad Saiful mengalami nyeri dada. Keduanya dalam kondisi sadar.
“Saat petugas tiba, korban sudah berada di bahu jalan dan langsung ditangani oleh BPBD, TGC, dan Posko Terpadu Kedung Cowek,” ujarnya.
BPBD Kota Surabaya langsung melakukan penanganan bersama Tim Gabungan (TGC). Fitri Ramadhann kemudian dirujuk ke RS Mitra Keluarga Kenjeran, didampingi keluarganya. Sementara itu, barang-barang korban diamankan oleh pihak kepolisian.
“Permasalahan kecelakaan lalu lintas ini ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian Polsek Kenjeran,” jelasnya.
Linda mengaku kejadian tersebut dikarenakan pengemudi hilang kendali karena mengantuk. Sehingga ketika tidak sadar menabrak tiang PJU.
“Informasinya korban mengantuk saat berkendara dan di depannya ada kendaraan. Mungkin refleks langsung banting setir dan nabrak tiang lampu jalan,” ungkapnya.
Petugas gabungan dari BPBD Kota Surabaya, TGC Kedung Cowek, Posko Terpadu Kedung Cowek, dan Polsek Kenjeran terlibat dalam penanganan kejadian ini. (ahm)
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
This website uses cookies.