Categories: Surabaya

Tantangan Petugas Damkar Mengevakuasi Buaya Muara 2 Meter di Manyar Sabrangan Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Upaya evakuasi seekor buaya muara sepanjang dua meter dengan diameter tubuh sekitar 30 sentimeter dari rumah warga di Jalan Manyar Sabrangan, Surabaya, terpaksa ditunda hingga Selasa (10/6).

Reptil yang telah dipelihara selama tujuh tahun oleh warga bernama Zainudin ini gagal dievakuasi pada Senin sore (9/6), karena kendala kesiapan fasilitas penangkaran di Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.

Zainudin, pemilik buaya tersebut, mengaku kesulitan merawat reptil yang ditemukannya saat memancing di sungai Jagir pada tujuh tahun lalu itu.

“Awalnya saya menemukannya saat mancing di sungai Jagir, masih kecil,” kata Zainudin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa buaya peliharaannya itu setiap hari diberikan makan kepala ayam satu kilogram.

“Dulu saya beri makan kepala ayam satu kilogram setiap hari. Sekarang sudah besar sekali, makannya juga bertambah banyak, saya sudah tidak mampu lagi merawatnya,” ungkapnya.

Kondisi buaya muara di rumah warga di Jalan Manyar Sabrangan Surabaya yang sudah besar dan membutuhkan perawatan lebih baik. (Foto: Istimewa)

Merasa kewalahan, Zainudin menghubungi Call Center 112 Pemerintah Kota Surabaya untuk meminta bantuan evakuasi.

Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya pun segera menuju lokasi. Namun, upaya evakuasi yang sudah dipersiapkan dengan matang harus ditunda.

Danru III Tim Rescue DPKP Kota Surabaya, Hanggar Fradiyanto, menjelaskan alasan penundaan evakuasi karena kandang penangkaran di BKSDA Jatim belum siap.

“Evakuasi ditunda sampai besok, karena kandang penangkaran di BKSDA belum siap. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak BKSDA,” ungkap Hanggar.

Ia menambahkan bahwa tim penyelamat telah merencanakan strategi evakuasi yang aman.

“Rencananya, kami akan menjerat mulut buaya dan menutup matanya untuk menghindari kontak mata dan memastikan keamanan petugas,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, buaya tersebut akan diserahkan ke BKSDA untuk kemudian dikembalikan ke habitat aslinya.

Pihak BKSDA Jawa Timur hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait kesiapan fasilitas penangkaran mereka. Diharapkan evakuasi dapat dilakukan dengan lancar pada Selasa besok dan buaya tersebut dapat kembali ke habitat alaminya dengan selamat. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

2 hours ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

2 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

3 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

4 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

11 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

15 hours ago

This website uses cookies.