Categories: Surabaya

Daging Kurban Satukan Mahasiswa Beragam Agama di AMN Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Suasana hangat dan penuh persaudaraan menyelimuti Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya dalam perayaan Idul Adha 1446 H.

Momen hari raya kurban ini tidak hanya digunakan untuk beribadah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan menunjukkan semangat kebersamaan antar mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah, agama, suku, dan budaya di Indonesia.

AMN Surabaya menggelar “Semarak Idul Adha 1446 H” dengan makan bersama daging kurban yang menyatukan seluruh penghuni asrama.

“Acara ini bukan sekadar perayaan Idul Adha, tetapi juga bentuk syukur dan penguatan nilai-nilai toleransi serta gotong royong di lingkungan AMN,” jelas Dhian Satria Yudha Kartika, Direktur Eksekutif AMN Surabaya, Minggu (8/6).

Pihaknya ingin menampilkan harmoni antar budaya dan semangat berbagi, khususnya di hari besar umat Islam ini.

“Ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kehidupan yang toleran dan beragam di AMN kepada seluruh penghuni asrama,” tambahnya.

Semarak Idul Adha di AMN Surabaya tahun ini juga diwarnai dengan reuni akbar alumni angkatan pertama mahasiswa AMN 2022-2024, termasuk angkatan 2023.

Meskipun kini telah kembali ke AMN setelah menyelesaikan masa tinggal mereka di AMN para alumni tetap berkumpul untuk merayakan Idul Adha bersama.

Pertemuan ini bukan hanya sekadar nostalgia, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam.

“Tujuan utama reuni ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun jaringan yang kuat antar alumni,” ungkapnya.

Oleh karena itu ia berharap pertemuan ini dapat menjadi motivasi bagi adik-adik angkatan 2023 dan 2024 untuk tetap menjalin silaturahmi yang erat. Jaringan ini akan sangat bermanfaat bagi mereka di masa depan, baik untuk karir maupun kehidupan pribadi.

“Ini adalah warisan berharga yang ingin kami berikan kepada generasi penerus di AMN. Dengan demikian, Semarak Idul Adha di AMN Surabaya tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan silaturahmi di antara seluruh penghuni dan alumni asrama Nusantara,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

4 minutes ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

2 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

3 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

22 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.