Categories: Surabaya

Majelis Hukum dan HAM Jatim Gelar Pelatihan Advokat Muhammadiyah: Demi Membangun Tata Kelola Rumah Sakit yang Baik

METROTODAY, MALANG – Pelatihan bagi advokat Muhammadiyah se Jawa Timur yang membahas aspek hukum dan kelembagaan rumah sakit berlangsung di Rays Hotel UMM, Malang, hingga Rabu besok (4/6).

Tiga tokoh Muhammadiyah Jatim membuka acara tersebut. Mereka berbicara pentingnya pelatihan aspek hukum bagi rumah sakit.

Mereka adalah Wakil Ketua PWM Jatim Prof Dr Moch Sasmito Jatim, Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) PWM Jatim Ahmad Riyadh PhD dan Sekretaris Universitas Muhammadiyah Malang Prof Dr Sidik Sunaryo.

Ahmad Riyadh mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut dilakukan untuk menghasilkan yang terbaik bagi aktivitas perumahsakitan di Muhammadiyah.

“Bidang hukum ini penting. Advokat Muhammadiyah harus berada di tengah-tengah yang dikedepankan haruslah keadilan,” kata Ahmad Riyadh yang juga Ketua Dewan Penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur.

Dia berharap bahwa setelah pelatihan memahami aspek hukum rumah sakit harus dibangun sinergi antara rumah sakit Muhammadiyah dengan advokat-advokatnya.

“Jadi, ini kami lakukan dalam rangka membangun sumber daya manusianya,” terangnya.

Dia menambahkan bahwa aspek hukum rumah sakit sangat kompleks. Mulai SDM, manajemen, pelayanan kesehatan dan banyak lagi. Dimana semuanya membutuhkan aspek hukum yang detail.

Namun demikian, para advokat Muhammadiyah bukan dalam rangka mati-matian membela praktik yang salah.

“Kalau memang ada yang salah dalam praktik katakanlah salah. Jangan malah menutup-nutupi,” ungkapnya.

Sehingga, dari sana perbaikan aspek hukum dilakukan. “Bukan sudah parah baru kemudian cari-cari advokat,” katanya.

Jadi, mitigasi risiko hukum diperlukan sejak awal. Dengan memetakan celah-celah persoalan-persoalan hukum yang terjadi lalu mengajak advokat mencarikan solusinya.

Pelatihan yang berlangsung dua hari tersebut akan melibatkan para dokter dan ahli hukum perumahsakitan yang dimiliki Muhammadiyah.

MHH akan menjadi leading sectir sinergi advokat dengan rumah sakit Muhammadiyah.

Prof Dr Sasmito Jati mengatakan bahwa pelatihan bagi SDM sangat penting demi kemajuan dunia kesehatan.

MHH juga harus berperan agar industri kesehatan memiliki kemanfaatan dan kemaslahatan. Jangan sampai industri mengarah pada liberalisasi. “Bila ini terjadi maka keadilan tidak akan didapatkan,” terangnya.

Prof Sasmito berkelakar bahwa menata aspek hukum rumah sakit bukan hal mudah.

“Mengatur dokter itu tidak mudah. Lebih mudah mengatur insinyur. Tapi, semua itu yang sulit adalah mengatur orang hukum,” terangnya. (git)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

42 minutes ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

1 hour ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

9 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

12 hours ago

Jatim Segera Punya Embarkasi Baru di Bandara Dhoho Kediri, Ringankan Beban Juanda dan Asrama Haji Surabaya

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara…

13 hours ago

Enam Bangli di TPU Keputih Surabaya Digusur, Lahan 1.800 Meter Persegi Dikembalikan Jadi Area Pemakaman

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menertibkan enam bangunan liar (bangli) yang berdiri…

16 hours ago

This website uses cookies.