Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Bidang Kehormatan Partai, Budi Sulistyono (kiri), didampingi Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno, saat mengumumkan pencopotan Adi Sutarwijono (insert) sebagai ketua DPC PDIP Surabaya. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Dunia politik di Surabaya dikejutkan oleh kabar pencopotan Adi Sutarwijono dari jabatannya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.
Pengumuman pencopotan Adi yang juga ketua DPRD Surabaya tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur Bidang Kehormatan Partai, Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang, dalam konferensi pers di kantor DPD PDIP Jawa Timur, Jumat (2/5).
Menurut Kanang, keputusan itu didasarkan pada surat resmi dari DPP PDI Perjuangan tertanggal 30 April 2025, yang merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus partai di berbagai daerah, termasuk DPC Surabaya.
“Penugasan kembali ini berdasarkan surat dari DPP PDIP,” kata Kanang.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa Achmad Hidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Sekretaris Bidang Program DPC PDIP Surabaya, turut dicopot dari jabatannya.
Kanang pun membeberkan sejumlah alasan di balik pencopotan politisi yang karib disapa Awi itu oleh DPP PDIP.
Antara lain karena lemahnya soliditas internal DPC, turunnya perolehan kursi dalam Pemilu Legislatif 2024, minimnya komunikasi antar pengurus, serta kurang optimalnya perolehan keuangan partai di tingkat kota.
Meski demikian, ia menyampaikan bahwa Adi Sutarwijono tetap menjabat sebagai anggota PDI Perjuangan dan Ketua DPRD Surabaya. “Kecuali jika yang bersangkutan mengundurkan diri,” tambah Kanang.
Menanggapi hal tersebut, Adi Sutarwijono menyatakan dirinya menghormati keputusan partai dan tetap berkomitmen menjaga integritas serta loyalitas terhadap PDIP.
Adi juga menegaskan bahwa dirinya akan tetap fokus menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD Surabaya. “Kepentingan warga Surabaya tetap menjadi prioritas utama. Saya akan terus bekerja untuk masyarakat,” tambahnya.
Pencopotan ini pun memunculkan berbagai spekulasi dan menyoroti dinamika internal di PDIP Surabaya.
Banyak pihak menilai langkah ini sebagai upaya strategis DPP PDIP untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kinerja partai di daerah menjelang Pilkada mendatang.
Sebagai pengganti Adi Sutarwijono untuk menahkodai DPC PDI Perjuangan Surabaya, DPD pun menunjuk Yordan M Batara Goa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua.
Yordan yang juga anggota DPRD Jatim ini mendapat tugas untuk memperkuat soliditas internal yang menjadi alasan di balik pencopotan Adi Sutarwijono dari jabatan di struktural DPC PDIP Surabaya. (*)
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…
Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…
PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…
This website uses cookies.