Categories: Surabaya

Angelo Wijaya Ciptakan Patung Paus Fransiskus dari 3D Printing, Dipamerkan di Lab Ubaya

METROTODAY, SURABAYA – Angelo Franklin Wijaya, alumnus Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) berinovasi membuat patung wajah dan setengah badan Paus Fransiskus dengan teknologi 3D Printing.

Hal ini sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin gereja Katolik dunia yang wafat beberapa waktu lalu dan telah dimakamkan.

Patung Paus karya Angelo ini telah dipamerkan di Laboratorium Desain Produk Prodi Teknik dan Manufaktur, Kampus Ubaya Tenggilis, Selasa (29/4),

Untuk msnyelesaikan patung berukuran 25 x 23 cm itu membutuhkan waktu selama 17 jam dengan 600 gram filamen.

“Prosesnya dimulai dengan mencari model 3D yang mirip, memilih filamen yang sesuai, memasukkan file ke software slicer, mengatur setting, dan baru kemudian proses printing,” terang Angelo, Rabu (30/4).

Menurut dia, kesulitan yang dihadapi adalah menemukan file 3D yang sesuai dengan detail yang diinginkan.

Angelo Wijaya menyelesaikan patung Paus Fransiskus karyanya yang dibuat dengan teknologi 3D printing.

Alumnus Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur (TMM) Fakultas Teknik Ubaya ini menceritakan, awalnya ia menekuni pembuatan karya 3D printing karena hobi.

Kebetulan dalam tugas akhirnya untuk meraih gelar sarjana, ia juga meneliti soal 3D Printing.

“Saya melakukan penelitian soal pengaruh suhu nozzle dan bed terhadap kekuatan tarik cetakan menggunakan Polylactic Acid (PLA) dari dua merek filamen,” tuturnya.

Dirinya bersyukur mendapat dosen pembimbing yang sangat paham dan bersemangat di bidang 3D printing, yaitu Prof. Jaya.

“Saya senang berdiskusi dan bertukar pikiran tentang penemuan dan masa depan 3D printing dengan beliau,” katanya.

Dari hasil karyanya, Angelo kini telah menyelesaikan beberapa pesanan 3D printing lain seperti ukiran foto dan berbagai figur baik dari dosen maupun temannya. Bahkan dalam tujuh bulan terakhir, ia berhasil meraih omzet Rp 6-7 juta.

Angelo melihat potensi bisnis 3D printing yang sangat luas, karena penerapannya yang beragam. “Misalnya, 3D printing bisa digunakan sebagai master untuk membuat cetakan dan sparepart mesin,” imbuhnya.(*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

8 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

19 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

19 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

19 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

20 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

21 hours ago

This website uses cookies.