Setiap kegiatan dibuka dengan pembukaan dan ice breaking. Lalu, dilanjutkan ke sesi inti berupa membaca, menggambar, mewarnai, dan permainan edukatif. Untuk menjaga kualitas program, evaluasi dilakukan setiap akhir bulan guna memantau perkembangan peserta.
Eni menambahkan, RALINA dibentuk sebagai wadah dakwah kultural sekaligus pemberdayaan anak dan pemuda. Melalui literasi, organisasi berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan akhlak yang baik. (vita)
Page: 1 2
Cuaca di Kota Surabaya akhir-akhir ini mengalami perubahan iklim yang memicu peningkatan suhu udara menjadi…
Mulai Jumat (14/8) pukul 15.15 WIB, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya resmi menerapkan sistem parkir…
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah…
Di usia yang telah menginjak 72 tahun, Tri Prasetiyowati tak berhenti menimba ilmu. Pada Wisuda…
ANGKA 81 tahun adalah usia yang cukup panjang bagi sebuah bangsa untuk bercermin. Bukan lagi…
Persebaya Surabaya meraih kemenangan tipis 1-0 atas Penang FC dalam laga uji coba internasional yang…
This website uses cookies.