Sebaliknya jika ada pihak dari luar wilayah yang ingin memanfaatkan potensi lapangan desa tentu akan menjadi potensi pengembangan desa.
Mas Wawan –sapaan karib Sullamul Jadi Nurmawan- berharap pada pegiat bola desa menangkap peluang itu sebaik-baiknya. “Segera respons semua ini dengan positif,” ungkap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Bahkan dalam diskusi itu juga muncul obrolan dan seruan bahwa jika terhubung dengan internet highspeed maka aktivitas bola harus semakin maju. Bukan sebaliknya hanya menjadi sarana bermain game online atau yang lebih tidak produktif.
Mas Wawan mengakui bahwa Kopilaborasi ini menjadi jembatan bagi warga dan pemerintah untuk menangkap hal-hal baik terkait pembangunan desa. Salah satunya termasuk sambungan internet highspeed. (red/mt)
Kebun Raya Mangrove Surabaya kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar destinasi wisata edukasi.
Video yang beredar di media sosial menuding seorang anak berusia lima tahun ditelantarkan dan dieksploitasi…
Ribuan pesilat menggelar aksi damai menuntut penindakan pelaku penganiayaan anggotanya oleh kelompok penagih utang atau…
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Hasil…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengamankan…
Sebanyak sepuluh ribu anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) direncanakan menggelar aksi damai di Kota…
This website uses cookies.