Sebaliknya jika ada pihak dari luar wilayah yang ingin memanfaatkan potensi lapangan desa tentu akan menjadi potensi pengembangan desa.
Mas Wawan –sapaan karib Sullamul Jadi Nurmawan- berharap pada pegiat bola desa menangkap peluang itu sebaik-baiknya. “Segera respons semua ini dengan positif,” ungkap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Bahkan dalam diskusi itu juga muncul obrolan dan seruan bahwa jika terhubung dengan internet highspeed maka aktivitas bola harus semakin maju. Bukan sebaliknya hanya menjadi sarana bermain game online atau yang lebih tidak produktif.
Mas Wawan mengakui bahwa Kopilaborasi ini menjadi jembatan bagi warga dan pemerintah untuk menangkap hal-hal baik terkait pembangunan desa. Salah satunya termasuk sambungan internet highspeed. (red/mt)
PDinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) kembali menggelar pemeriksaan sekaligus pelayanan tera…
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)…
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa peningkatan layanan dan penertiban…
Kondisi perekonomian nasional yang menjadi sorotan publik, termasuk sejumlah kebijakan yang dinilai kurang berpihak pada…
Sebuah rumah berlantai dua yang beralamat di Jalan Bronggalan Sawah IV-G/88, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan…
Korea Selatan memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil manis. Sempat tertinggal lebih dahulu,…
This website uses cookies.