“Nanti kalau Mas Wawan (Sullamul Hadi Nurmawan, Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo, Red) bisa mengupayakan anggaran melalui perubahan APBD akan sangat menarik,” katanya.
Internet High Speed itu, lanjut Eri, bisa dihubungkan dengan public space -public space yang ada di desa. Lapangan bola desa adalah bentuk public space itu sendiri.
Dengan tersambung internet, kata dia, potensi lapangan desa untuk dikenal sekaligus menjadi ikon pengungkit ekonomi desa bisa semakin muncul. Hal tersebut akan menjadi daya pikat tersendiri bagi warga desa maupun luar daerah.
Misalnya, ketika ada kegiatan yang berlangsung di lapangan desa, bisa dilakukan live report via YouTube. Tentu hal ini bisa menjadi kebanggaan bagi warga sekaligus mengenalkan potensi desa.
“Setidaknya, aktivitas desanya bisa terhubung secara global melalui sambungan internet. Ini menjadi potensi tersendiri,” ungkapnya.
Eri yakin kreativitas lain akan terus bermunculan. Sebab, internet menjadi jendela dunia. Misalnya pegiat sepakbola desa mengikuti tren-tren kegiatan bola yang berlangsung di berbagai negara.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai melakukan pembenahan besar-besaran terhadap sistem pengelolaan sampah melalui penguatan Tempat Pengolahan…
Tim nasional Amerika Serikat membuka kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas…
Persiapan Timnas Inggris menuju laga perdana Piala Dunia 2026 menghadapi Kroasia mendapat gangguan tak terduga.…
Di tengah kemeriahan Piala Dunia 2026, muncul kritik tajam terhadap sistem imigrasi di Amerika. Sejumlah…
Timnas Kanada gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka Grup B Piala Dunia 2026. Kanada ditahan…
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen menjaga…
This website uses cookies.