Categories: Sidoarjo

SDN Pucang 3 Sabet Juara 1 dan 3 Lomba PBB Bertongkat Kwarcab Pramuka Sidoarjo 2026

METROTODAY, SIDOARJO — Ratusan siswa-siswi Pramuka tingkat SD/MI hingga MTs se-Kabupaten Sidoarjo mengikuti Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Bertongkat yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sidoarjo tahun 2026. Kegiatan itu berlangsung di Aula SMAN 3 Sidoarjo, Sabtu (7/2/2026).

Sejak registrasi dibuka pukul 06.45 WIB hingga pengumuman pemenang pada pukul 18.00 WIB, suasana lomba berlangsung penuh ketegangan dan antusiasme. Untuk kategori SD, perlombaan dibagi menjadi dua lapangan, yakni putra dan putri. Masing-masing lapangan dinilai oleh empat orang juri serta dilengkapi hakim waktu dan hakim garis.

Pada kategori SD Putri, regu Queen Violet A dari SDN Pucang 3 Sidoarjo tampil gemilang dan berhasil meraih juara 1. Posisi juara 2 diraih regu Kenanga B dari SDN Pabean 1, disusul regu Mawar dari SDN Pucang 2 Sidoarjo sebagai juara 3. Sementara itu, posisi Harapan ditempati oleh regu Sakura (SDN Simogirang 1), Flamboyan (SDN Pagerwojo), dan Anggrek A (SDN Cemengkalang).

Sementara pada kategori SD Putra, juara 1 diraih regu Kelelawar Emas dari SDN Sidoklumpuk. Regu Garuda dari SDN Pucang 2 Sidoarjo menyusul sebagai juara 2 dan regu Lion King A dari SDN Pucang 3 Sidoarjo menempati juara 3. Posisi Harapan diraih oleh regu Singa A (SDN Cemengkalang), Buaya B (SDN Pabean 1), dan Garuda (SDN Pagerwojo).

Salah satu sekolah yang mencuri perhatian adalah SDN Pucang 3 Sidoarjo yang menurunkan empat regu sekaligus dalam ajang tersebut. Meski sebagian besar peserta masih duduk di kelas 4 dan 5 SD serta baru pertama mengikuti lomba PBB bertongkat, mereka mampu menunjukkan performa terbaik hingga mengharumkan nama sekolah.

Kepala SDN Pucang 3 Sidoarjo, Asiyah, menyampaikan apresiasi kepada para siswa dan pembina. “Latihan memang penuh rintangan, tetapi anak-anak tetap semangat hingga meraih juara yang diinginkan. Ini menjadi motivasi untuk melangkah ke lomba-lomba berikutnya, baik akademik maupun non-akademik. Karena SDN Pucang 3 memang is the best,” ujarnya.

Sementara itu, Kakak Pembina Pramuka SDN Pucang 3, Dewi Wulan Nur Islami, mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan sekitar satu bulan dengan total 22 hari latihan intensif. Kondisi lantai aula yang licin menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta, terutama karena ini merupakan lomba PBB pertama bagi anak-anak.

Beberapa danton mengaku sempat diliputi ketegangan saat tampil. Di antaranya, Farhan Dwi Kemaldi (kelas 4) dan Aleena Sabrina Kafa, yang khawatir pasukannya terpeleset akibat kondisi lantai. Namun, kerja keras dan latihan yang konsisten akhirnya terbayar lunas.

Momen paling mengharukan terjadi saat pengumuman pemenang. Tangis haru pecah dari para siswa dan orang tua yang setia mendampingi sejak masa latihan hingga lomba selesai. Kebanggaan terasa ketika nama sekolah dipanggil sebagai peraih juara.

Lomba PBB bertongkat itu diikuti ratusan siswa-siswi penggalang Pramuka SD/MI/MTs se-Kabupaten Sidoarjo dan menjadi ajang pembentukan karakter, disiplin, keberanian, serta mental juang sejak usia dini. (dite)

Naufal

Recent Posts

Penerima 4 Ribu Beasiswa Pemkab Sidoarjo Sudah Bisa Akses Pengumuman

Pemkab Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Beasiswa Pemkab Sidoarjo Tahun…

3 hours ago

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap…

9 hours ago

Air Zamzam Tiba di Asrama Haji, Dikirim Bertahap 11 Kali dari Jeddah, Tiap Jemaah Dapat 5 Liter

Air zamzam untuk jemaah haji Embarkasi Surabaya mulai berdatangan secara bertahap di Asrama Haji Surabaya.…

9 hours ago

Mensos Kutuk Keras Kasus Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati, Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup

AS, pendiri dan pengasuh di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati, Jawa Tengah, diketahui tega…

9 hours ago

Ditegur Parkir di Depan Rumah, WNA Tiongkok Aniaya Warga Pakuwon City Surabaya

Peristiwa penganiayaan terjadi di kawasan perumahan Pakuwon City, Surabaya. Sepasang suami istri, Glenn, 27, dan…

10 hours ago

Lebih dari Sekadar Kuliner, Festival Rujak Uleg Masuk KEN Perkuat Identitas dan Kebersamaan Warga Surabaya

Suasana meriah dan penuh kegembiraan menyelimuti Surabaya Expo Center (SUBEC) Sabtu (9/5) malam. Ribuan warga…

20 hours ago

This website uses cookies.