Waki Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melihat papan pengumuman proyek di SMPN 2 Tulangan pada Rabu (16 April 20025). (Foto: Kominfo Sidoarjo)
METROTODAY, SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meninjau pembangunan gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tulangan pada Rabu (16 April 2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan tahap keempat berjalan sesuai dengan rencana.
Pembangunan SMPN 2 Tulangan berlokasi di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, dan berdiri di atas lahan seluas 2.200 meter persegi. Proyek ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan sarana, prasarana, dan utilitas pendidikan, khususnya di wilayah Tulangan.
Pendanaan proyek bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025, dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kerja.
Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap pemadatan tanah. Dalam kunjungannya, Wakil Bupati didampingi oleh pihak kontraktor dan Kepala Sekolah SMPN 2 Tulangan. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan harus dilaksanakan sesuai dengan perencanaan tanpa ada pengurangan, guna menjamin mutu dan kualitas hasil akhir.
”Saya berharap pembangunan ini dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan. Semoga gedung baru ini segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di wilayah Tulangan,” ujar Hj. Mimik Idayana. (*)
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
This website uses cookies.