Categories: Lifestyle

Mengatasi Kekurangan Tidur: Dampak Buruk dan Tips untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

METROTODAY, SURABAYA – Kekurangan tidur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk kanker, stroke, dan infertilitas. Selain itu, para ahli juga menekankan bahwa terbangun di tengah malam tidak selalu berarti seseorang mengalami insomnia.

Kekurangan tidur memengaruhi tubuh dalam jangka pendek, seperti membuat mudah marah dan kehilangan fokus. Dalam jangka panjang, kekurangan tidur dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Berikut beberapa tips yang dapat Anda coba untuk meningkatkan kualitas tidur seperti dilansir dari MailOnline.

Batasi Waktu Layar Satu Jam Sebelum Tidur

Perangkat seperti ponsel, laptop, dan TV memancarkan cahaya biru yang mengganggu ritme sirkadian tubuh Anda, membuat Anda lebih terjaga. Cobalah untuk menghindari penggunaan perangkat ini satu jam sebelum tidur.

Tulis Daftar Pekerjaan Sebelum Tidur

Jika pikiran Anda terus berputar, luangkan waktu 5-10 menit sebelum tidur untuk menulis daftar tugas yang perlu Anda lakukan esok hari. Ini dapat membantu menenangkan pikiran Anda.

Hindari Kafein Setelah Pukul 12 Siang

Jika Anda ingin minuman hangat di sore atau malam hari, pilihlah teh atau kopi tanpa kafein.

Pertahankan Suhu Kamar Tidur yang Sejuk

Suhu kamar tidur yang ideal adalah sekitar 18°C. Selama musim panas, coba tidur dengan jendela terbuka untuk meningkatkan ventilasi.

Batasi Konsumsi Alkohol

Meskipun alkohol dapat membuat Anda tertidur lebih cepat, hal ini justru mengganggu kualitas tidur Anda, membuat Anda terbangun beberapa kali selama malam.

Konsumsi Vitamin D

Vitamin D berperan dalam kualitas tidur. Jika Anda merasa kekurangan, pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D, namun pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter jika perlu.

Cukupi Asupan Magnesium dan Zinc

Makanan yang kaya magnesium meliputi bayam, alpukat, pisang, kacang mete, dan biji-bijian. Sementara itu, makanan tinggi zinc termasuk daging, tiram, keju, lentil, dan cokelat hitam.(*)

Dwi Shintia Irianti

Recent Posts

Tanpa Melihat Tetap Presisi, Mahasiswa di Surabaya Ciptakan Timbangan untuk Barista Tunanetra

Tim Rasena dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) merancang AURIS (Auditory…

2 hours ago

Teken Kontrak Kinerja dan Surat Siap Mundur, Pejabat Surabaya Komitmen Capai Target

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terus diperketat untuk mengawal kinerja perangkat daerah sekaligus mencegah risiko…

3 hours ago

BRI Region 12 Surabaya Salurkan Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Gereja, Kepedulian Sambut HUT RI

BRI menyalurkan bantuan paket sembako kepada sembilan panti asuhan, lembaga kesejahteraan sosial anak, dan gereja…

4 hours ago

Perda 4/2026 Berlaku, Penghuni Kos di Surabaya Kini Bisa Pakai Alamat Tempat Tinggal di KK dan KTP

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menyiapkan sistem informasi khusus untuk mendata dan…

9 hours ago

Bertemu Bupati Subandi, HMI Sidoarjo Dukung Pemberantasan Miras dan Penanggulangan HIV/AIDS

Perwakilan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menemui Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn…

18 hours ago

Pimpin DPAC PKB Sedati, Rafi Wibisono Bawa Misi “Naik Kelas”

Regenerasi kepemimpinan mulai menjadi warna baru di tubuh PKB Sidoarjo. M. Rafi Wibisono dipercaya menjadi…

1 day ago

This website uses cookies.