Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Forum Zakat (FOZ), serta seluruh LAZ yang telah bekerja secara profesional, amanah, dan transparan dalam menyalurkan dana sosial.
Sebagai langkah penguatan tata kelola, Kanwil Kemenag Jatim segera meluncurkan program ZAWA BE SMART, yang merupakan akronim dari Berdampak, Solutif, Amanah, Audited, Relationship, dan Trust. Program ini diharapkan dapat mempererat sinergi antarinstansi guna meningkatkan kualitas pemberdayaan zakat dan wakaf di wilayah Jawa Timur.
“Semoga Lebaran Yatim tahun ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Teruslah belajar, berusaha, dan jadilah anak-anak yang sukses di masa depan,” tuturnya.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Kanwil Kemenag Jatim, perwakilan lembaga zakat dan wakaf, serta diikuti secara daring oleh pejabat dan pengurus terkait dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas diselenggarakan secara nasional sebagai wujud nyata semangat berbagi dan penguatan nilai kemanusiaan di bulan Muharram. (ahm)
Page: 1 2
Arus lalu lintas di Jalan Raya Dupak, Kecamatan Bubutan, Surabaya tersendat pada Rabu (12/8) siang.…
Mantan pegawai kontrak non-ASN Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkot Surabaya, Tio Ferdian Rahmana…
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman hadir langsung dalam prosesi pengukuhan wisuda Universitas Negeri Surabaya…
Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim, Syaiful Anam, membeberkan ciri-ciri media yang baik…
BRI Region 12 Surabaya melalui BRI Kantor Cabang (Kancab) Kapas Krampung Surabaya menyerahkan bantuan satu…
Kanwil Kemenag Jatim turut menyemarakkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid) Tahun 2026 yang digelar serentak…
This website uses cookies.