Categories: Surabaya Raya

Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Mau Dirampas oleh Debt Collector

METROTODAY, SURABAYA – Dugaan percobaan penarikan paksa kendaraan oleh debt collector kembali terjadi di Surabaya. Seorang warga, Andy Pratomo, mengaku mobil miliknya hendak disita meski dibeli secara tunai.

Peristiwa itu terjadi pada 4 November 2025 saat sejumlah debt collector mendatangi rumah korban di kawasan Mojoklangru Wetan. Mereka mengklaim membawa surat kuasa dari perusahaan pembiayaan dan menyebut kendaraan menunggak cicilan.

Andy membantah klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa mobil Lexus RX350 miliknya dibeli secara cash di Jakarta pada September 2025. Nilainya sekitar Rp 1,3 miliar.

“Saya sudah jelaskan mobil ini dibeli tunai dan semua dokumen asli saya pegang, tapi mereka tetap memaksa,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

Kasus itu kemudian ditangani kepolisian. Dalam proses klarifikasi, pihak perusahaan pembiayaan disebut hanya menunjukkan dokumen fotokopi serta sertifikat fidusia atas nama pihak lain.

Kejanggalan muncul pada data kendaraan. Dokumen yang dibawa pihak penagih mencantumkan tipe Lexus RX250. Berbeda dengan dokumen resmi milik korban yang menunjukkan tipe RX350.

Pengecekan di Samsat Manyar Kertoarjo memastikan fisik kendaraan dan dokumen milik Andy sesuai dan sah. Sementara pihak yang mengklaim kepemilikan tidak dapat menunjukkan dokumen asli.

Kuasa hukum korban, Ronald Talaway, menilai ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut. “Unsur pemaksaan dan intimidasi sudah terpenuhi, meski kendaraan tidak sampai dibawa,” ujarnya.

Kasus itu telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya dan masih dalam proses penyelidikan. Korban juga berencana menempuh jalur perdata serta melaporkannya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara itu, pihak kantor perusahaan pembiayaan yang berada di kawasan Ngagel Jaya Surabaya menyebut pengajuan pembiayaan berasal dari cabang lain dan tidak memegang dokumen fisik kendaraan. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait perbedaan data yang muncul dalam kasus tersebut. (dite)

Naufal

Recent Posts

Dikontrak 3 Tahun Latih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong: Gue Persija, Gue Champion!

Shin Tae-yong kembali ke Indonesia. Bukan untuk melatih tim nasional. Pelatih asal Korea Selatan itu…

10 hours ago

Sepuluh Outlet Minuman Kopi di Surabaya Dibobol Maling secara Bersamaan dalam Sebulan

Pelaku pencurian dengan cara membobol toko atau gerai kembali meresahkan masyarakat di Surabaya. Sebanyak sepuluh…

15 hours ago

Mengenal Bung Karno Lebih Dekat di Alun-Alun Balai Pemuda Surabya, Dari Masa Muda Hingga Menjadi Pemimpin Bangsa

Banyak orang mengenal Ir. Soekarno sebagai Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Namun, tidak…

16 hours ago

Sepekan, 9.478 Jemaah Haji Sudah Tiba di Surabaya, 6 Masih Dirawat di Tanah Suci

Hingga Minggu (7/6) malam sebanyak 9.478 jemaah dan petugas hingga Kloter 25. Sebanyak 55 jemaah…

20 hours ago

Minyakita Langka Sejak 2 Bulan Terakhir, Harga Melonjak, Warga Surabaya Beralih ke Minyak Curah

Ketersediaan minyak goreng bersubsidi program pemerintah, Minyakita, kini sulit ditemui di pasar-pasar tradisional di Kota…

1 day ago

Sasar Usia 18–40 Tahun, Ribbon of Hope 2026 Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara di Surabaya

Masih rendahnya tingkat deteksi dini kanker payudara di masyarakat serta anggapan bahwa membicarakan kesehatan payudara…

1 day ago

This website uses cookies.