IMG_20260210_082914
METROTODAY, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak insan pers di seluruh Indonesia untuk terus menghadirkan jurnalisme yang berkualitas, berintegritas, dan bertanggung jawab sebagai fondasi penguatan demokrasi serta kedaulatan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Khofifah dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Serang, Banten, Senin (9/2).
“Pers yang sehat adalah pers yang menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan terverifikasi, serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan profesional,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (9/2).
Ia menilai, peringatan HPN 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten dengan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” menjadi ruang refleksi penting bagi dunia pers di tengah dinamika demokrasi, sosial, dan ekonomi yang terus berubah.
Tema tersebut, menurut Khofifah, menegaskan posisi strategis pers sebagai salah satu pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
Khofifah menekankan bahwa kualitas pers tidak hanya menentukan mutu informasi yang diterima publik, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan demokrasi dan pembangunan ekonomi nasional.
Informasi yang kredibel dan berimbang diyakini mampu membentuk opini publik yang sehat serta mendukung terciptanya kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi digital, peran pers profesional dinilai kian krusial.
Masyarakat, kata Khofifah, membutuhkan media yang dapat dipercaya sebagai rujukan utama agar tidak terjebak hoaks, misinformasi, maupun sensasionalisme.
“Jurnalisme berkualitas akan menjadi referensi masyarakat untuk membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan. Di sinilah pers berperan menjaga kualitas demokrasi,” ujarnya.
Lebih jauh, Khofifah menilai pers yang sehat juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional. Melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan berimbang, pers dapat menumbuhkan optimisme, kepercayaan publik, serta menjaga stabilitas sosial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Pers yang profesional tidak hanya mengabarkan peristiwa, tetapi juga membangun kepercayaan publik. Kepercayaan inilah fondasi penting bagi ekonomi yang berdaulat dan bangsa yang kuat,” katanya.
Khofifah berharap insan pers terus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan komunikasi yang efektif antara negara dan masyarakat.
Selain itu, pers diharapkan berperan aktif dalam meningkatkan literasi informasi publik serta menghadirkan narasi yang menyejukkan di ruang publik.
“Pers harus menjadi penjernih informasi, penguat literasi publik, dan perekat kebangsaan,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers atas dedikasi dan kontribusinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjaga ruang publik tetap sehat.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Terima kasih atas kerja keras insan pers yang terus menjaga ruang publik tetap mencerahkan,” ujar Khofifah. (MT)
Para jurnalis dari berbagai daerah di Jawa Timur akan berlaga dalam Turnamen Minisoccer yang kali…
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan menentang langkah Israel untuk mencaplok wilayah pendudukan Tepi…
Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau tahun 2026 Masehi yang merupakan Tahun Kuda Api,…
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Asemrowo, Jalan…
Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pandegiling Gang 03, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Surabaya…
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa bergerak cepat menangani dampak cuaca ekstrem…
This website uses cookies.