Jemaah haji saat berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada penyelenggaraan haji 2025. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Kabupaten Probolinggo akan menjadi kloter pertama Embarkasi Surabaya yang diterbangkan ke Tanah Suci Mekkah pada 22 April 2026.
Jemaah haji dari daerah tersebut yang masuk dalam Wilayah Kerja Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Malang, harus tiba di Asrama Haji Sukolilo pada 21 April 2026, sehari sebelum keberangkatan.
Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam, menjelaskan bahwa penetapan kloter pertama bukan melalui undian.
“Kemenhaj Wilayah Malang akan jadi kloter awal diterbangkan ke Tanah Suci. Kabupaten Probolinggo yang pertama masuk Asrama Haji Sukolilo,” ujarnya, Senin (22/12).
Musyawarah penentuan kloter di Embarkasi Surabaya telah digelar, dengan kesepakatan bahwa Wilayah Kerja Malang memilih Probolinggo sebagai kloter pertama.
Kloter berikutnya akan berasal dari wilayah kerja lain di Jawa Timur, antara lain Surabaya, Madura, Jember, Madiun, dan Bojonegoro.
Pria yang juga Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kanwil Kemenhaj Jatim, As’adul Anam menyebutkan jadwal keberangkatan dan pemulangan jemaah haji sesuai keputusan pusat. Total kuota jemaah haji Jawa Timur tahun 2026 adalah 42.409 orang.
Berikut jadwal rinci keberangkatan dan pemulangan jemaah haji:
Pemkab Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Beasiswa Pemkab Sidoarjo Tahun…
Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap…
Air zamzam untuk jemaah haji Embarkasi Surabaya mulai berdatangan secara bertahap di Asrama Haji Surabaya.…
AS, pendiri dan pengasuh di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati, Jawa Tengah, diketahui tega…
Peristiwa penganiayaan terjadi di kawasan perumahan Pakuwon City, Surabaya. Sepasang suami istri, Glenn, 27, dan…
Suasana meriah dan penuh kegembiraan menyelimuti Surabaya Expo Center (SUBEC) Sabtu (9/5) malam. Ribuan warga…
This website uses cookies.