Menanggapi rencana kerja sama ini, Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menyambut baik tawaran pendirian Pusat Studi HAM. Ia menyatakan bahwa kampus selama ini telah menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam berbagai aspek pelayanan dan pembelajaran.
“Ini peluang yang sangat baik. Selama ini Unesa sudah memiliki ruang-ruang penghormatan hak, misalnya memberikan kesempatan mahasiswa menyanggah nilai ujian atau besaran UKT. Jika nanti diperkuat menjadi Pusat Studi HAM, kami juga akan memasukkan materi ini kepada calon guru sebelum mereka mengajar, agar nilai HAM tersebar luas ke sekolah-sekolah dan masyarakat,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Ribuan orang dari unsur pemerintah, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan memadati Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu…
Uji coba perlindungan sosial (perlinsos) digital, Perlinsos Digital di Surabaya menjadi bagian dari cetak biru…
Proses penyelamatan penumpang kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Laut Jawa,…
Memahami realitas sosial tidak selalu harus dimulai dari penelitian lapangan. Bagi Rusydan Hadid, karya sastra…
Persebaya Surabaya menutup perjalanan fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan catatan sempurna. Bajol Ijo…
Bupati Sidoarjo Subandi menindak tegas tempat penjualan minuman keras (miras) yang menyalahi ketentuan. Jumat (31/7/2026)…
This website uses cookies.