Menanggapi rencana kerja sama ini, Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menyambut baik tawaran pendirian Pusat Studi HAM. Ia menyatakan bahwa kampus selama ini telah menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam berbagai aspek pelayanan dan pembelajaran.
“Ini peluang yang sangat baik. Selama ini Unesa sudah memiliki ruang-ruang penghormatan hak, misalnya memberikan kesempatan mahasiswa menyanggah nilai ujian atau besaran UKT. Jika nanti diperkuat menjadi Pusat Studi HAM, kami juga akan memasukkan materi ini kepada calon guru sebelum mereka mengajar, agar nilai HAM tersebar luas ke sekolah-sekolah dan masyarakat,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Hari jadi Persebaya Surabaya yang ke-99 dirayakan dengan penuh suka cita oleh para suporter yang…
Drama emosional berbalut ketegangan tinggi tersaji pada laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 di…
Sebuah rekaman video yang diduga memperlihatkan dua mahasiswa melakukan perbuatan asusila di dalam ruang kelas…
Timnas Inggris menelusuri jalan pembukanya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 4-2 atas Kroasia…
Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek keselamatan dan pengamanan pada proyek pembangunan saluran…
Timnas Portugal harus puas berbagi angka setelahb ditahan imbang Republik Demokratik Kongo (DR Kongo) dengan…
This website uses cookies.