Categories: Nasional

Ini Tujuh Poin Desakan Mahasiswa Unair ke Pemerintah: Evaluasi APBN hingga Perbaiki Iklim Investasi

Kedua, menjaga independensi, transparansi, dan integritas lembaga negara guna memelihara kepercayaan publik.

Poin ketiga meminta penghentian praktik yang menghambat pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta pelaku usaha lokal, disertai evaluasi dampak program pemerintah bagi pelaku ekonomi tingkat bawah. Keempat, dilakukan reformasi regulasi untuk menciptakan kepastian hukum dan iklim investasi yang kondusif.

Kelima, kebijakan harus diarahkan untuk mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi. Keenam, pengambilan keputusan harus selalu berlandaskan data, riset, dan kajian akademik yang andal.

“Kami ingin pemerintah tidak meninggalkan kepakaran. Pergantian pemerintahan saja tidak bisa memperbaiki masalah sistemik. Pemerintah harus tetap memegang teguh kajian akademik,” tegas Yeni.

Poin terakhir adalah memperkuat kualitas demokrasi, memperbaiki tata kelola pemerintahan, memberantas konflik kepentingan, serta menjamin ruang partisipasi publik yang aman dan bermakna.

Berbeda dengan aksi unjuk rasa umumnya, kali ini mahasiswa memilih menyampaikan pernyataan sikap sebagai bentuk kontrol sosial.

“Diam bukan sebuah keberpihakan. Ketika kita diam, seolah-olah kita setuju dengan kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini terasa carut-marut,” tuturnya.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa lintas fakultas Unair, BEM FEB Universitas Negeri Surabaya, serta unsur masyarakat sipil. Meski belum merencanakan aksi lanjutan dalam waktu dekat, pihaknya membuka kemungkinan untuk melakukan konsolidasi kembali jika situasi dianggap semakin mendesak.

Pernyataan ini menjadi perhatian karena disampaikan oleh kalangan akademisi yang secara khusus menyoroti arah kebijakan fiskal, iklim investasi, demokrasi ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan di tengah dinamika ekonomi nasional. (ahm)

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tanggapi Isu di Medsos Satwa Tidak Sehat dan Kurus, Perumda KBS Pastikan Foto dan Video Lama

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) memastikan seluruh satwa yang berada dalam pengelolaannya…

18 hours ago

Tanggapi Usulan Penambahan Armada Bus di Rapat Paripurna DPRD, Wali Kota Eri: Harus Sesuai Kemampuan Fiskal

Pemkot Surabaya bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang…

20 hours ago

Waspada Kosmetik Ilegal, Hasil Instan Dampaknya Bukan Sekadar Rusak Kulit

Peredaran kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya masih menjadi masalah serius di Indonesia. Berbagai temuan…

1 day ago

Menteri LH Tinjau Teknologi Pengolahan Limbah ITS, Disiapkan untuk Penerapan di Dapur MBG

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat meninjau berbagai temuan inovasi teknologi ramah lingkungan hasil riset…

1 day ago

Siapkan Operasi Besar, Forkopimda Sidoarjo Bidik Miras Ilegal hingga Prostitusi Terselubung

Peredaran minuman keras tanpa izin serta maraknya praktik prostitusi terselubung menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten…

1 day ago

Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Debut Hat-trick, Jens Raven Cetak Gol Perdana!

Timnas Indonesia mengawali langkah di Piala AFF 2026 dengan hasil yang sangat manis. Bertanding di…

2 days ago

This website uses cookies.