Categories: Nasional

Lebih dari Sekadar Kurangi Jumlah, Sterilisasi pada Kucing Liar juga Turunkan Risiko Penyakit

Jika ditemukan kondisi kesehatan yang belum memungkinkan, tindakan akan ditunda dan kuotanya dialihkan.

“Kalau saat pemeriksaan kesehatan ditemukan kondisi yang belum memungkinkan untuk dilakukan tindakan, maka sterilisasi akan ditunda demi keselamatan hewan. Kuota yang kosong bisa dialihkan kepada peserta lain yang memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Untuk menjamin proses berjalan lancar, steril, dan sesuai standar medis, DKPP menggabungkan kekuatan sumber daya manusia dari berbagai institusi. Sebanyak 28 dokter hewan profesional telah diterjunkan sepenuhnya untuk bertugas hari itu.

“Untuk mendukung pelaksanaan sterilisasi kucing lokal ini, kami menerjunkan sebanyak 28 dokter hewan yang berasal dari berbagai institusi agar seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan sesuai standar kesehatan hewan,” imbuh Nanik.

Sejak pagi, antrean warga sudah terlihat mengular. Salah satu warga yang hadir adalah Vanda dari Kelurahan Semolowaru.

Ia mengaku mendaftarkan seekor kucing liar yang sering berkeliaran di sekitar rumahnya.

Baginya, program ini sangat meringankan beban sekaligus edukatif. Vanda sangat berharap program serupa bisa diperbanyak kuotanya mengingat besarnya animo masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi program ini karena membantu mengendalikan populasi kucing sekaligus menjaga kesehatan hewan. Harapannya kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan dan kuotanya diperbanyak karena peminatnya sangat banyak,” ujar Vanda.

Ia memahami betul manfaat medis dari tindakan ini. Kucing yang disteril menjadi lebih tenang, sehat, dan terhindar dari risiko penyakit reproduksi. Dampaknya, lingkungan jadi lebih bersih, nyaman, dan minim ditemukan anak kucing terlantar.

“Sterilisasi memiliki banyak dampak positif bagi kesehatan hewan. Kucing yang telah disteril cenderung lebih sehat karena tidak terus-menerus mengalami siklus reproduksi,” ucapnya lagi.

“Saya mendaftarkan satu ekor kucing jantan lokal yang diperkirakan berusia sekitar dua tahun. Saat mengetahui ada program sterilisasi gratis dari Pemkot Surabaya, saya langsung mendaftarkannya dan bersyukur berhasil mendapatkan kuota untuk mengikuti kegiatan ini,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Faiq, warga Kelurahan Ngagel Rejo yang telah menjadi pecinta kucing selama empat tahun.

Baginya, program gratis ini adalah solusi nyata bagi para pecinta hewan yang ingin bertanggung jawab namun terkendala biaya operasi yang tidak murah. Faiq sempat mendaftarkan dua ekor kucing jantan, namun satu ekornya harus pulang dulu karena belum lolos tes kesehatan.

“Ke depan semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Surabaya,” kata Faiq.

Ia pun menambahkan pesannya mengenai pentingnya sterilisasi bukan hanya untuk mengatur jumlah, tapi demi kualitas hidup hewan itu sendiri.

“Sterilisasi memberikan banyak manfaat bagi kesehatan hewan peliharaan. Selain membantu mengendalikan reproduksi, tindakan ini juga dapat menurunkan risiko penyakit pada sistem reproduksi serta mencegah perkembangbiakan yang tidak terkendali,” pungkasnya. (ahm)

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Santri Ini Datangi Damkar Surabaya Minta Bantuan Lepas Cincin yang Bikin Jari Bengkak

Seorang santri pondok pesantren didampingi pengurus datang bukan untuk laporan kebakaran, melainkan meminta bantuan melepas…

18 hours ago

Ribuan Warga Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Sidoarjo, Bupati Subandi Ajak Jaga Kebersamaan

Euforia Final Piala Dunia FIFA 2026 terasa begitu kental di Kabupaten Sidoarjo. Ribuan warga memadati…

18 hours ago

Hadapi Tantangan Kenaikan Biaya Tahun Depan, Wamenhaj Minta Layanan Haji Berbeda dan Berbenah

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa Kementerian Haji dan…

18 hours ago

Panasi Mesin Politik, PAN Sidoarjo Satukan Kekuatan Jajaki Pemilu 2029

Partai Amanat Nasional (PAN) mulai menyusun strategi dan memperkuat barisan menghadapi Pemilu 2029 mendatang. Dewan…

1 day ago

Sapuangin Speed 8 Karya ITS Siap Berlaga di Formula SAE Jepang dengan Mesin 250 cc

Tim otomotif Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi meluncurkan mobil formula teranyar bernama Sapuangin…

1 day ago

Tim Matador Menggelegar dan Matikan Messi di New York, Sikat Trofi, Trump Nimbrung Bagi-bagi Rejeki!

Panggung puncak Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium resmi bergulir dramatis setelah Timnas Spanyol sukses…

1 day ago

This website uses cookies.