Lebih jauh, dr. Benjamin mengingatkan bahwa posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia bisa terancam jika generasi mudanya disabotase oleh adiksi.
Namun, ia menegaskan bahwa pengendalian tembakau tidak boleh mematikan mata pencaharian petani. Solusi yang dibutuhkan adalah transisi ekonomi yang berkeadilan.
Ia berkomitmen menjadi jembatan aspirasi antara petani dan kebijakan pemerintah agar pengalihan komoditas tetap menjamin kesejahteraan mereka.
“Negara tidak akan meninggalkan petani tembakau sendirian. Kuncinya ada pada komitmen politik: kita benahi kesehatan bangsanya, tapi kita pastikan perut para petaninya tetap kenyang,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Pemilihan Player of the Match (POTM) di Piala Dunia 2026 mendadak menjadi bahan perdebatan. Mekanisme…
Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium pada Senin (6/7) dinihari WIB…
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah umrah yang melibatkan PT Hanania Tama International…
Musik merupakan salah satu karya seni yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Selain sebagai…
Menyambut fase paling krusial dalam perebutan trofi paling bergengsi di jagat sepak bola, produsen perlengkapan…
Olahraga okol atau yang lebih dikenal sebagai gulat tradisional, merupakan salah satu warisan budaya yang…
This website uses cookies.