Categories: Nasional

Menteri PPN Dukung Penuh Hilirisasi Riset ITS: Jangan Berhenti di Atas Kertas

METROTODAY, SURABAYA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas RI, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, MS, membuka langsung peluncuran New Sains Techno Park (STP) ITS 2027 di Gedung Creative Center A ITS.

Langkah ini ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh fasilitas riset yang ada demi memperkuat ekosistem inovasi dan ekonomi berbasis pengetahuan nasional.

Saat ini, pembangunan STP di Indonesia dinilai masih jauh dari target 100 unit. Namun, STP ITS masuk dalam jajaran lima STP top-tier nasional bersama UI, ITB, UGM, dan IPB dalam Konvensi Sains Teknologi Indonesia (KTSI).

Keunggulan ITS terletak pada fasilitas sirkuit yang mendukung penelitian otomotif, yang merupakan satu-satunya di Indonesia.

Rachmat menekankan pentingnya hilirisasi riset agar hasil penelitian tidak hanya berhenti di atas kertas. Pemerintah saat ini juga tengah merealisasikan Badan Transfer Teknologi Nasional (NTTO) untuk mengawasi komersialisasi inovasi.

“Sudah waktunya ke depan kita membangun ekonomi yang berbasis pengetahuan dan teknologi, dan operasionalisasi STP ini bisa dimaknai sebagai penanaman modal bagi pengembangan startup baru di perguruan tinggi negeri,” tutur Rachmat, Selasa (14/4).

Rektor ITS, Prof. Dr. (HC) Ir. Bambang Pramujati, ST, MSc Eng, PhD, menyampaikan bahwa kawasan seluas 10 hektare ini dirancang sebagai jembatan antara dunia akademisi dan industri.

STP ITS kini memiliki empat klaster unggulan, yaitu Maritim, Otomotif, TIK/Robotika, dan Industri Kreatif.

“Termasuk secara nyata memperkuat dan membangun kapasitas STP, baik dalam infrastruktur maupun pengembangan sumber daya manusia itu sendiri,” tutur Bambang.

Berbagai inovasi hasil riset telah berhasil dikembangkan, mulai dari alat kesehatan, robot RAISA, kendaraan listrik, kapal otonom i-Boat, hingga solusi bagi UMKM.

Pengembangan masif ini didukung penuh oleh program Higher Education for Technology and Innovation (HETI) yang didanai Asian Development Bank (ADB) dengan nilai mencapai Rp 650 miliar sejak 2022.

Ia juga memaparkan rencana strategis ke depan, termasuk pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) ITS dr. Angka Nitisastro serta Pusat Semikonduktor.

“Kelebihan dari rumah sakit ITS ini adalah adanya dukungan program studi Teknologi Kedokteran ITS, sehingga ada integrasi bidang kesehatan dengan teknologi yang lebih maju,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Sidoarjo Jadi Kabupaten STBM 5 Pilar, Bukti Budaya Hidup Bersih di Masyarakat

Upaya panjang Pemkab Sidoarjo membangun budaya hidup bersih dan sehat akhirnya membuahkan hasil. Resmi menyandang…

13 hours ago

Harkopnas ke-79, Momentum Serukan Kebangkitan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sukses menyelenggarakan acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat…

15 hours ago

Isu HIV di Kalangan Pelajar Merupakan Akumulasi Kasus, Dinkes Sidoarjo: Edukasi dan Pendampingan Harus Jadi Prioritas

Isu yang menyebut ratusan pelajar di Kabupaten Sidoarjo terjangkit HIV sempat memicu keresahan masyarakat. Bahkan…

24 hours ago

70 Persen Wabah Baru dari Hewan, Surabaya Perkuat Pencegahan Zoonosis Termasuk Leptospirosis dan Rabies

Sekitar 70 persen penyakit menular baru yang berpotensi wabah berasal dari hewan. Menjawab ancaman itu,…

1 day ago

Mentan Amran Janji Bayar Rp 100 Miliar Jika Benih Jagung ITS Hasilkan 10 Ton per Hektare

Kementerian Pertanian RI memberikan dukungan nyata hilirisasi riset perguruan tinggi dengan membeli sejumlah alat pertanian…

1 day ago

Muatan Berat dan Jalan Miring, Tossa Tercebur ke Sungai di Kenjeran Surabaya, Pengemudi Selamat

Sebuah kendaraan roda tiga atau tossa bernomor polisi L 3539 EX yang mengangkut material bangunan…

2 days ago

This website uses cookies.