IMG-20260324-WA0028
METROTODAY, SURABAYA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dalam menyambut Idul Fitri.
Pihaknya menegaskan bahwa potensi risiko bahaya tidak hanya mengintai di jalan raya, namun dapat terjadi di segala aspek kehidupan dan kegiatan.
Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i, menyampaikan bahwa keselamatan harus dimulai dari kesadaran dan kepedulian diri sendiri. Hal ini sejalan dengan tema Operasi Siaga Idul Fitri tahun ini, yaitu mudik aman, keluarga bahagia.
“Bahwa dalam rangka kegiatan menyambut Idul Fitri ini ternyata tidak hanya di jalan raya potensi ancaman, namun di semua kehidupan, semua aspek, semua kegiatan mengandung risiko. Karena itu kita selalu mengingatkan bahwa keselamatan itu harus diawali dari bagaimana kepedulian diri kita. Jangan pernah melakukan suatu kegiatan kalau itu tidak ada jaminan aman,” ungkapnya, Senin (23/3).
Lebih lanjut, Syafi’i menjelaskan bahwa pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga telah bersinergi penuh untuk melayani masyarakat.
Bahkan, masjid-masjid di seluruh Indonesia juga difungsikan sebagai tempat istirahat dan aktivitas bagi para pemudik.
“Dan sesuai dengan semangat kita di Operasi Siaga Idul Fitri ini bahwa mudik aman, keluarga bahagia. Itu yang sebenarnya kita harapkan dan harus diawali dari pribadi-pribadi kita. Dan kalau memang ada hal-hal yang perlu dibantu, yang jelas seluruh Kementerian Lembaga baik ada di pusat maupun di daerah siap untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa unsur TNI, Polri, dan kementerian terkait lainnya telah dikerahkan di garis depan.
Termasuk antisipasi terhadap apa yang disebut sebagai “wabah kecelakaan” yang sering terjadi saat musim mudik, sebagaimana pesan Kementerian Kesehatan.
Basarnas juga memastikan bahwa kondisi arus mudik Lebaran 2026 saat ini dalam keadaan terkendali dan aman.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, tim SAR telah diturunkan ke 365 pos gabungan di seluruh Indonesia, ditambah dengan 196 pos mandiri yang beroperasi secara khusus. (ahm)
Perubahan suhu mendadak saat mandi dan kebiasaan mengejan berlebihan ternyata dapat memicu pecahnya pembuluh darah…
Peningkatan kasus diabetes pada anak di Indonesia disebabkan oleh semakin tingginya angka diagnosis dini serta…
Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) salah satu universitas di Surabaya melahirkan secara mandiri di…
DPP Partai Demokrat menetapkan dan mengesahkan H. Nur Muhyidin (Kepala BPOKK DPD) sebagai Ketua Panitia…
Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Umat Peduli Generasi (AUPG) Jawa Timur menggelar aksi damai…
Satu warga mengalami luka berat akibat disabet senjata tajam jenis mandau di kawasan Jalan Cepu,…
This website uses cookies.