(www.taspen.co.id)
METROTODAY, JAKARTA – Kabar gembira bagi para pensiunan aparatur sipil negara (ASN). Pada Senin (2/6/2025) ini, gaji ke-13 sudah bisa dicairkan.
PT TASPEN (Persero) mengumumkan bahwa gaji ke-13 mulai disalurkan pada 2 Juni 2025. Kebijakan itu mengacu pada PP Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pemberian Gaji Ketiga Belas kepada Penerima Pensiun dan Tunjangan Tahun 2025 dan Surat Direktur Sistem Perbendaharaan Kementerian Keuangan.
Corporate Secretary TASPEN Henra menjelaskan bahwa proses pembayaran akan dilakukan tanpa perlu pengajuan atau autentikasi ulang. Dengan demikian, peserta tidak perlu melakukan verifikasi data atau tindakan administratif tambahan.
”Pembayaran ini mencerminkan penghargaan negara terhadap kontribusi para pensiunan, serta menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keberlanjutan penghasilan bagi ASN yang telah menyelesaikan masa baktinya,” ujar Henra dikutip dari laman resmi Taspen.
Disebutkan, gaji ke-13 yang diterima oleh pensiunan besarannya dihitung dari komponen penghasilan Mei 2025. Terdiri atas pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tambahan penghasilan.
Berikut beberapa poin penting dalam pembayaran gaji ke-13 2025:
TASPEN juga mengimbau kepada seluruh penerima manfaat untuk berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan TASPENdan menegaskan bahwa seluruh layanan tersedia gratis tanpa dipungut biaya. (*)
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
This website uses cookies.